alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh

Yayuk Sri Rahayu: Wanita Itu Tangguh, Energik dan Romantis

06 Oktober 2021, 06: 10: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

Yayuk Sri Rahayu: Bendahara MTsN 14 Jombang

Yayuk Sri Rahayu: Bendahara MTsN 14 Jombang

Share this      

CANTIK, energik dan tangguh. Sebuah ungkapan yang pantas untuk menggambarkan seorang Yayuk Sri Rahayu, SP, SPd. Menurutnya, jabatan tertinggi wanita adalah menjadi seorang ibu. Wanita itu lembut tapi juga tangguh.

”Sakitnya melahirkan itu tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Sakitnya orang yang melahirkan sama seperti 20 tulang sehat dipatahkan sekaligus. Itulah kenapa Aljannatu Tahta Aqdamil-Ummahat,” ungkap Yayuk saat ditemui Jawa Pos Radar Jombang.

Yayuk mendedikasikan dirinya bergelut di dunia pendidikan. Setiap harinya Yayuk aktif sebagai bendahara MTsN 14 Jombang. Kesibukan Yayuk tidak hanya di madrasah saja. Di rumah ia juga menjadi ketua Yayasan Miftahul Ulum Desa Pacarpeluk yang memiliki lembaga KB, RA dan MI.

Baca juga: Pekan Olahraga Kabupaten Gulat di Jombang Muncul Juara Baru

Dalam pandangan Yayuk, wanita memiliki hati yang lembut tapi tangguh, memiliki sifat mengalah tapi tak terkalahkan. Ia mengibaratkan sebuah jembatan gantung, yang lentur tapi kokoh. Berbeda dengan fisik seorang laki-laki yang kuat, wanita cenderung memiliki fisik yang lemah lembut. ”Kalau laki-laki itu kuat, beda ya kuat dengan tangguh, kuat bisa dipatahkan, sedangkan tangguh tidak, meskipun dikencingi, dipaculi, diberaki, dibakar sekalipun. Itulah kenapa yang ada istilah ibu bumi, bukan bapak bumi,” jelasnya.

Wanita tangguh tergambar jelas pada diri Yayuk. Ia energik dan lemah lembut. Sisi lain sebagai wanita romantis tergambar jelas di halaman depan rumah. Ia memiliki puluhan koleksi aglonema di rumahnya. Menurutnya motif aglonema menggambarkan keromantisan. ”Kata orang yang suka aglonema adalah orang yang romantis, dan saya akui saya adalah orang yang romantis,” ungkapnya sembari tersenyum manis.

Wanita asli Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang ini memiliki kebiasaan minum madu hangat setiap pagi. Menurutnya, madu dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Apalagi Yayuk kategori wanita pekerja keras. Suka bergerak dan cekatan. ”Saya datang ke kantor pagi, duduk paling lama setengah jam, setelah itu jalan-jalan keliling melihat situasi madrasah, apa saja yang perlu dibenahi,” katanya.

Kebiasaan minum madu dilakukan jauh sebelum pandemi Covid-19. ”Jadi begitu ada pandemi ini, saya sudah terbiasa minum madu untuk memperkuat daya tahan,” jelasnya.

Jus buah juga menjadi minuman favoritnya. Buah yang paling ia suka adalah buah mangga. Hampir setiap hari ia minum jus mangga. Tidak dikonsumsi sendiri, tamu yang datang ke rumah juga ia suguhi jus mangga agar turut suka mengonsumsi jus buah. ”Jus buah itu sangat banyak manfaatnya, vitaminnya banyak, dan sehat tentunya. Saya sangat suka dengan jus buah terutama jus mangga,” jelasnya.

(jo/wen/naz/JPR)

 TOP