alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Pulang Hajatan, Puluhan Warga di Jombang Diduga Keracunan

05 Oktober 2021, 07: 25: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

Pulang Hajatan, Puluhan Warga di Jombang Diduga Keracunan

Share this      

JOMBANG – Warga Dusun Sumberagung, Desa Mundusewu, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang dilarikan ke rumah sakit, Minggu malam (3/10). Mereka mengalami keracunan setelah menyantap hidangan soto ayam dalam acara hajatan salah satu warga setempat.

Dari data yang dihimpun, sedikitnya ada 25 warga yang keracunan dengan keluhan pusing dan diare sejak Minggu sore. Kondisi ini bermula dari pesta hajatan yang digelar salah satu warga Supran, 50, di hari sebelumnya Sabtu (2/10). Dalam hajatan itu tamu yang datang diberi hidangan makan nasi soto ayam.

Namun, setelah acara selesai, sejumlah warga yang bertamu mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, diare dan pusing. “Sabtu sore itu sudah ada orang yang diare,” terang Anisah Kepala Desa Mundusewu.

Baca juga: DPRD Jombang Nilai Pembangunan Jalan Raya Jogoroto Tidak Maksimal

Awalnya, hanya dua orang yang mengalami gejala tersebur. Yakni Supran dan istrinya sendiri. Namun hingga Minggu pagi, jumlah orang yang mengalami gejala keracunan semakin banyak. Bahkan mencapai 25 orang. “Karena jumlahnya semakin banyak, mereka dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat,” lanjutnya.

Dia menyebut, 25 warganya yang keracunan itu terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa. Hingga sekarang, masih ada   tiga orang yang menjalani perawatan intensif. Dua orang dirawat di Puskesmas Bareng dan satu lainnya menjalani perawatan di RS Kristen Mojowarno. "Mereka mengeluh pusing, panas, mual dan diare. Tiga orang masih dirawat. Sisanya dalam pemulihan, sudah pulang," ujar dia.

Usai kejadian itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kecamatan, puskesmas dan kepolisian. Termasuk sudah melakukan penyelidikan di lokasi. Beberapa sampel bekas makanan yang disajikan dalam hajatan, juga telah diamankan. “Tadi ada sampel sayur soto yang belum habis dibawa. Bumbu-bumbu di dapur dan tahu juga dibawa," beber Anisah.

Dikonfirmasi terpisah, AKP Teguh Setiawan Kasatreskrim Polres Jombang, telah menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Dari 500 undangan, ada 25 yang mengalami gejala keracunan, tinggal tiga yang dirawat, termasuk si empunya hajatan, sisanya sudah pulang,” ucapnya kemarin.

Pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab pasti keracunan tersebut. Namun, diduga hal itu berhubungan dengan hidangan nasi soto ayam yang disajikan. “Sampel bekas nasi dan sayur sudah kita kirim ke labfor untuk diuji,” pungkas Teguh.

(jo/riz/naz/JPR)

 TOP