alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget

Gurih! Sambel Wader dan Belut Kali Brantas di Jombang

02 Oktober 2021, 09: 45: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

LEZAT: Sajian menu nasi sambal wader pinggir kali Brantas banyak diburu pecinta kuliner. lauk ikan yang gurih dan rasa sambal yang nendang siap menggoyang lidah.

LEZAT: Sajian menu nasi sambal wader pinggir kali Brantas banyak diburu pecinta kuliner. lauk ikan yang gurih dan rasa sambal yang nendang siap menggoyang lidah.

Share this      

BAGI anda pecinta kuliner, belum lengkap rasanya jika belum mencicipi masakan nasi sambel wader dan belut yang satu ini. Rasa sambalnya yang nendang dicampur dengan lalapan yang segar siap menghibur perut anda yang lapar. Selain itu, pemandangan nan asri serta terpaan angin dari pinggir sungai Brantas yang sejuk menjadikan pengunjung betah berlama-lama di warung.

Itulah sekilas gambaran warung nasi sambal wader dan belut milik Muriani, 48. Masakan warga Dusun Ponen, Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang sering menjadi buah bibir pecinta kuliner lantaran olahan nasi sambal wader dan belutnya yang mantap.

Muriani merintis warung sekitar empat tahun yang lalu. Mail suaminya dikenal pencari ikan sungai yang ulung. Hasilnya dijual ke pasar. ”Pak Mail ini kan dapat ikannya banyak. Dulu setiap hari dijual mentah, lama-lama kesulitan menjual terus dibuat masakan dan buka warung, ternyata banyak yang suka,” terang Muriani menceritakan awal merintis warung nasi sambal wader.

Baca juga: Kerusakan Jalur Terdampak Jembatan Ploso, Komitmen Tak Dilaksanakan

Memang dalam membuat masakan, Muriani betul-betul menjaga kualitas. Dari mulai ikan, lalapan semuanya masih segar. Termasuk untuk pembuatan sambal, dia pun bener-bener menjaga kualitas bahan. ”Ikannya di sini segar semua, juga lalapannya,” bebernya.

Lebih lanjut Muriani sangat hati-hati menyajikan nasi sambal wader dan belut masakannya. Pertama dari ikan harus segar. Setelah dibersihkan, ikan-ikan sungai tersebut selanjutnya dicampur dengan bumbu racikannya. ”Nyucinya herus bener-bener bersih, jangan sampai ada ketinggalan bau amis,” bebernya.

Setelah pemberian bumbu, proses selanjutnya penggorengan. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya yakni pengaturan api. ”Apinya harus stabil, jangan sampai gosong ikannya. Gorengnya juga harus dipastikan kering, sebab misal kurang matang juga mempengaruhi rasa,” bebernya.

Setelah penggorengan selesai, ikan wader ditiriskan. Di sela-sela itu, Mariani menyiapkan sambal tomat andalannya. ”Untuk sambal racikannya harus pas. Termasuk tomatnya dan bahan-bahan bumbu lainnya juga tidak boleh asal. Agar semakin mantap, saya tambah irisan jeruk,” bebernya.

Setelah sambal siap, Mariani juga sudah menyediakan aneka lalapan untuk pelengkap sajian nasi sambal wadernya.”Kalau lalapannya ada daun ketela rambat itu, bunga turi, mentimun sama diberi petai juga. Kalau sambalnya pakai sambal tomat tapi diberi irisan jeruk,” imbuhnya. Termasuk nasinya juga harus pas.

Untuk penyajiannya, warung muriani mengandalkan cobek. Pembeli yang datang bisa memesan porsi mini atau porsi besar untuk makan ramai-ramai. ”Bisa milik cobek kecil, kalau porsi jumbo pakai cobek besar,” bebernya. karena sajian masakan nasi sambal wadernya yang maknyus, setiap harinya warung nasi sambal wader Muriani selalu ramai pembeli. Tak jarang pelanggannya dari kalangan pegawai.

Selain nikmat, harga yang ditawarkannya untuk menu ini juga terhitung ramah di kantong. Untuk satu porsi sambelan ikan sungai lengkap dengan nasinya, ia biasa menjualnya mulai harga Rp 14 ribu hingga Rp 30 ribu. ”Tergantung jenis ikannya, paling murah ya wader, kalau yang sampai mahal biasanya ikan gurame, atau kakap,” lontarnya.

(jo/riz/naz/JPR)

 TOP