alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Terindikasi Molor, Dewan Pelototi Proyek Pembangunan di Jombang

17 September 2021, 09: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Miftahul Huda Wakil Ketua Komisi C

Miftahul Huda Wakil Ketua Komisi C

Share this      

JOMBANG – Beberapa proyek pembangunan di Jombang yang terindikasi molor, mendapat perhatian Komisi C DPRD Jombang. Salah satunya, mengevaluasi progres pekerjaan mengingat sekarang sudah masuk pertengahan September.

”Kami tidak ingin ada pekerjaan molor lagi tahun ini,” ujar Miftahul Huda Wakil Ketua Komisi C, kemarin (16/9). Dia mengungkapkan, banyak proyek besar di Jombang yang progres pekerjaannya masih kurang bagus. Diantaranya pembangunan gedung Kantor Kecamatan Sumobito, Puskesmas Sumobito, Rehabilitasi Jl KH Wahid Hasyim dan sejumlah proyek besar lain.

”Terutama bangunan kantor Kecamatan Sumobito yang harus mendapat perhatian serius. Saya melihat tidak sesuai jadwal yang sudah ditetapkan,” ungkapnya. Baik konsultan pengawas, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) maupun pengguna anggaran disarankannya melihat batas kontrak yang sudah ditetapkan.

Baca juga: Terkait Penyederhanaan Birokrasi, Pemkab Jombang Diminta Data Ulang

”Mumpung ada waktu bagaimana mereka mendesak kontraktor atau pelaksana bisa mengerjakan tepat waktu,” ungkap Huda sapaan akrabnya. Jangan sampai nanti ada pemberlakuan denda, lantaran pekerjaan tidak bisa tepat waktu. Termasuk memberi tindak tegas kepada pelaksana dengan memasukkan ke daftar hitam. Sehingga tahun depan tidak bisa mengikuti lelang kembali.

”Saat ini kita harus tegas, agar pembangunan di Jombang bisa lebih baik lagi dan tepat waktu. Tidak molor-molor terus,” tegas dia. Selain tepat waktu, pekerjaan juga harus sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). ”Jangan sampai pembangunan asal-asalan,” tegas Huda.

Sementara itu, Camat Sumobito Mustaghfirin, mengakui progres pembangunan kantor Kecamatan Sumobito masih minus. Meski target pencapaian berangsur baik dibandingkan awal bulan kemarin. ”Saat ini progresnya sudah 60 persen,” ujarnya.

Untuk mengejar ketertinggalan, lanjut dia, akhir bulan nanti harus mencapai 90 persen. Pekerjaan pembangunan terus dikebut. Bahkan, saat hari libur pekerjaan terus berlanjut.  Saat ini pekerjaan masih fokus pada pemasangan atap. ”Untuk genting sudah lengkap semua. Tinggal memasang saja,” sebut dia.

Untuk pekerjaan seperti pengecatan, pemasangan plafon dan keramik juga mulai dilakukan. Saat ini melakukan pengecatan dinding. “Ini masih ada 15 hari lagi untuk menyelesaikan sesuai target,” pungkas Mustaghfirin. (yan/bin)

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP