alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Hujan Rendam Tanaman Buah Petani Bandarkedungmulyo Jombang

16 September 2021, 09: 45: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

RUSAK: Hujan lebat merendam tanaman buah semangka petani di Bandarkedungmulyo (15/9).

RUSAK: Hujan lebat merendam tanaman buah semangka petani di Bandarkedungmulyo (15/9).

Share this      

JOMBANG – Sejumlah petani di Dusun Rejosari, Desa Tinggar, Kecamatan Bandarkedungmulyo terancam merugi besar. Menyusul kondisi tanaman semangka mereka terendam air setelah diguyur hujan, Selasa (15/9) malam. Untuk menyelamatkan tanaman, petani menyedot genangan air menggunakan mesin pompa.

Sarto salah satu petani mengaku waswas tanaman buah semangka dengan luasan mencapai 2.800 meter persegi miliknya rusak. Pasalnya, tanaman buahnya yang sudah berumur sekitar dua bulan saat ini tergenang air. ”Kemarin habis diguyur hujan, jadi terendam tanamannya,” terangnya.

Sebagai upaya, dia pun harus mengeluarkan biaya untuk membuang genangan air. Jika tidak segera surut, tanamannya terancam rusak hingga ancaman gagal panen. ”Kalau tidak segera surut bisa mati semua tanamannya. Malah nggak akan panen. Soalnya ini tinggal 10 hari lagi buahnya sudah muncul” tutur dia.

Baca juga: Program Seragam Gratis Pemkab Jombang Tiap Tahun Menyusut

Upaya dengan memompa genanganan tak hanya dilakukan Sarto sendiri. Petani lainnya juga demikian. Ada tiga mesin pompa difungsikan menyedot air di sawah dan dialirkan ke lapangan sepak bola. ”Harapannya bisa segera surut,” sambung Sudi petani lainnya.

Terpisah Ahmad Fauzi, Koordinator Penyuluh Petanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bandarkedungmulyo tak menampik, sebagian tanaman di wilayah setempat tergenang. ”Sampai hari ini kita masih lakukan pendataan,” kata Fauzi dikonfirmasi.

Diakui, wilayah setempat selain menanam padi juga buah. Di antaranya buah semangka, melon. Paling banyak di Desa Bandarkedungmulyo kini tanam melon. ”Di Desa Tinggar ini selain semangka ada juga cabai, sementara yang paling luas di Bandarkedungmulyo sekitar 50 hektare itu buah-buahan,” imbuh dia.

Menurutnya, jika kondisi genangan tak segera surut, tanaman buah petani bisa mati. ”Kalau belum surut, potensi terburuknya ini gagal panen. Karena ada beberapa komoditas yang tidak kuat lebih dari sehari. Mudah-mudahan hari ini (kemarin, Red) bisa surut dan diselamatkan,” kata Fauzi. 

(jo/riz/naz/JPR)

 TOP