alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Program Bumdes Maju

DPMD Jombang Serahkan Bantuan Keuangan Khusus

Desa Mandiri dan Pemberdayaan Usaha Perempuan

16 September 2021, 10: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DPMD Jombang Serahkan Bantuan Keuangan Khusus

Share this      

JOMBANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di ruang Bung Tomo, Rabu (15/9), kemarin. BKK meliputi program Pemberdayaan Bumdes Maju, Desa Mandiri dan Pemberdayaan Usaha Perempuan.

Penyerahan BKK bersamaan sosialisasi dan koordinasi BKK untuk tiga program itu.

Hadir dalam kegiatan itu, Kasi Promosi dan Pemasaran DPMD Jawa Timur Kukuh Tri Sandi, Sekdakab Akhmad Jazuli, Kepala DPMD Jombang  Sholahuddin Hadi Sucipto serta perwakilan penerima BKK.

Baca juga: Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran Gelombang Kedua

KOMPAK: Para penerima BKK berfoto bersama di Ruang Bung Tomo Kamis (15/9).

KOMPAK: Para penerima BKK berfoto bersama di Ruang Bung Tomo Kamis (15/9).

’’Ada tiga program dalam sosialisasi ini,’’ kata Sholahuddin Hadi Sucipto, kepala DPMD Jombang. Yakni program Bumdes Maju, Pemberdayaan Desa Mandiri dan Pemberdayaan Usaha Perempuan (Puspa) Jawa Timur. ’’Tujuannya memberi kesempatan seluas-luasnya pada pelaku ekonomi lokal. Memanfaatkan sumber daya yang ada untuk kesejahteraan bersama,” jelasnya.

Serta bisa memperbanyak pelaku ekonomi sebagai upaya mengurangi faktor produksi tak terpakai. Program BKK yang diserahkan senilai Rp 1.434.625.

Program Pemberdayaan Bumdes Maju diberikan pada enam desa. Masing-masing desa Rp 75 juta. ’’Sasaran program ini adalah penguatan permodalan Bumdes Maju,” imbuhnya.

Program Pemberdayaan Desa Mandiri diberikan pada tujuh desa. Masing-masing desa menerima Rp 100 juta. ’’Sasaran program ini desa yang mempunyai status kemajuan dan kemandirian pada 2020 sebagai Desa Mandiri,” ungkapnya.

Sedangkan program Pemberdayaan Usaha Perempuan (Puspa) diberikan kepada tiga desa. Terdiri dari 97 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka menerima bantuan dalam bentuk barang. Tiap KPM menerima Rp 2,5 juta. ”Sasaran program ini KPM Graduasi dan penerima program PKH. Serta KPM pengganti yang berasal dari DTKS (Data Terpadu Kesehjahteraan Sosial) selain penerima KPM Graduasi PKH,’’ jelasnya. Usai dilakukan verifikasi dan klarifikasi.

Sekdakab Jombang, Akhmad Jazuli, menyambut positif pelaksanaan sosialisasi. Sebab bisa memberi gambaran umum dan pemahaman pada pelaksana dan stakeholder program. ’’Sehingga terjalin penyelarasan kebijakan sekaligus kolaborasi dalam proses berkelanjutkan,” urai Jazuli.

Program itu bakal berdampak positif. Stimulus dana yang diberikan, mampu menjadi pemicu keberhasilan program. Terlebih di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini. Tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat menurun.

”Adanya program ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan pendapatan keluarga di desa. Sekaligus mendorong perekonomian di pedesaan, serta mengoptimalkan prakarsa dan kreatifitas masyarakat,” imbuhnya.

Dengan adanya program itu, Bumdes diharapkan semakin berdaya. ’’Sehingga mampu melahirkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan,’’ harapnya. Dia minta program dilaksanakan sesuai ketentuan agar memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP