alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

PPKM Diperpanjang, Jombang Tetap Level 2

15 September 2021, 09: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli

Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli

Share this      

JOMBANG – Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jombang masih diperpanjang hingga (20/9) mendatang. Sesuai asesmen Kementerian Kesehatan RI, Kabupaten Jombang masih tetap berada di level 2.

Sekda Jombang Akhmad Jazuli membenarkan hal ini. Meski begitu, di level 2 ini sejumlah kegiatan dilonggarkan termasuk hajatan, seni budaya dan pariwisata dengan pembatasan maksimal 50 persen. Sebagaimana tertuang dari Inmendagri 42/2021 tentang PPKM di wilayah Jawa Bali.

Dengan demikian, sejumlah kegiatan yang semula dilarang kini diperbolehkan. Misalnya, tempat pariwisata, pesta hajatan hingga keagamaan maupun seni budaya. ”Sesuai Inmendagri sudah diizinkan, namun tetap ada batasan maksimal,’’ tambahnya.

Baca juga: Dispendukcapil Jombang Sosialisasi Aplikasi Ning Yaonah

Misalnya, bagian ke-6 huruf (i) dijelaskan kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan kerumunan) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, resepsi pernikahan juga diizinkan, dengan maksimal 50 undangan dan tidak makan di tempat. ”Meski aturan sudah mengizinkan, kami minta masyarakat tetap patuh prokes,’’ tegas Jazuli mengingatkan.

Disinggung mengenai kasus Covid-19 di Jombang, pria asli Mojokerto ini menyampaikan terus berkurang. Hal ini ditandai dengan naiknya kasus kesembuhan dan berkurangnya kasus kematian. Termasuk temuan kasus baru yang semakin menurun. Hal ini berkat kerja keras semua pihak dalam menekan penyebaran Covid-19.

”Ada beberapa upaya yang kita lakukan, mulai isoter rumah sehat, jamu penambah imun yang digalakkan teman-teman relawan, dan lain lain,’’ jelasnya. Dengan isolasi terpusat (isoter) itu maka tingkat penularan ke anggota keluarga dapat ditekan. ”Upaya ini bentuk keseriusan kita dalam menekan penyebaran Covid-19 di Jombang. Alhamdulillah membuahkan hasil,’’ jelas dia.  

Tak hanya itu, selama pemberlakukan PPKM Satgas Covid-19 juga melarang dengan tegas semua bentuk kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Beberapa kegiatan seperti operasi yustisi serta vaksinasi juga terus dilakukan untuk menekan penyebaran kasus. ”Dengan sinergi semua pijak, Covid-19 dapat ditekan penyebarannya,’’ pungkas Jazuli.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP