alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh

Hera Eliza Uswatun Hasanah: Tanamkan Pondasi Akhlak

15 September 2021, 07: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Hera Eliza Uswatun Hasanah, Waka Kurikulum MIN 3 Jombang

Hera Eliza Uswatun Hasanah, Waka Kurikulum MIN 3 Jombang

Share this      

PONDASI akhlak untuk anak sangat penting menurut Hera Eliza Uswatun Hasanah, Waka Kurikulum MIN 3 Jombang. Kepada dua anaknya, ia membelaki ilmu agama dan ilmu pengetahuan yang kuat sejak dini.

”Pendidikan itu sangat penting, terutama pendidikan agama,” ucapnya kemarin. Sebagai wanita yang berprofesi guru, ia tentu mementingkan pendidikan anak-anaknya. Seorang anaknya duduk di bangku MI, dan si sulung duduk di bangku MTs.

”Pendidikan itu sebagai pondasi kehidupan anak, membangun karakter serta memaksimalkan potensi diri anak,” katanya. Ia memilih sekolah berbasis agama karena ingin memberi pondasi akhlak yang kokoh. ”Kalau ilmu pengetahuan bisa dipelajari sedikit demi sedikit, tapi kalau menata akhlak harus dengan pondasi yang kuat,” ungkap Hera.

Baca juga: Buntut Seragam Gratis Batal, Siswa SMP di Jombang Kenakan Seragam SD

Perjalanannya di dunia pendidikan berjalan belasan tahun. Warga Sengon Jombang ini diangkat sebagai PNS 2005 lalu di salah satu madrasah swasta. ”Saya juga pernah menjadi kepala RA dan MI swasta, makanya merasakan pendidikan untuk anak-anak itu sangat penting,” katanya.  Ia sendiri pindah ke MIN 3 Jombang 2015.

Bukan hanya kepada anak-anaknya, pendidikan akhlak juga dicontohkannya sendiri. Seperti rutinitas puasa senin kamis, salat malam, memperbanyak sedekah, menjaga ucapan dan selalu berperilaku baik. Sehingga tidak hanya memberi contoh yang baik kepada anaknya, Hera juga merasakan ketenangan batin selama menjalankan ibadah sunnah.

”Alhamdulillah rasanya sangat tenang, akhlak terjaga,” tutur wanita kelahiran 7 maret 1980 ini. Sebagai ibu rumah tangga dan seorang guru, ia memang harus pandai mengatur waktu. Sejauh ini, kerjasama dengan suami harus berjalan mulus. Jika Hera memasak, suaminya yang mencuci piring. Jika Hera mencuci, maka suami yang bantu menyapu.

”Harus kerjasama, kalau tidak kami memiliki kesibukan masing-masing, pasti keteteran nanti,” ungkap istri M Fathur Rohman guru SMPN 1 Jombang ini. Meski disibukkan dengan kegiatan yang padat, ia tak lupa kodrat sebagai seorang wanita. Gemar berbelanja, mengikuti tren fashion kekinian dan koleksi sejumlah baju bermerk agar tak ketinggalan jaman.

”Ada sepatu model baru beli, baju model baru beli, yang penting cocok dan suka,” jelasnya. Lebih dari itu, ia juga rajin merawat wajah dengan datang ke salon kecantikan. Termasuk memakai rangkaian skincare siang malam. Namun selama pandemi ini tak pernah lagi dilakukannya.  

Untuk selera make up, tampilan Hera terlihat tidak terlalu mencolok. Hanya cukup dengan skincare. ”Kecuali mau kondangan atau ada acara, menyesuaikan, saya lebih suka yang tidak terlalu mencolok,” pungkas dia.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP