alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Sekdakab Jombang Apresiasi Inovasi Dispendukcapil

14 September 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli

Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli

Share this      

JOMBANG - Akhmad Jazuli Sekda Jombang memberi apresiasi luar biasa atas terobosan pelayanan adminduk yang dilakukan Dispendukcapil Jombang. Pelayanan adminduk dilakukan di desa ini menandakan ada upaya pendekatan dan percepatan.

”Pelayanan adminduk yang tadinya berada di kecamatan, sekarang bisa digeser ke tingkat desa. Masyarakat akhirnya tidak perlu jauh-jauh datang ke Dispendukcapil, tapi cukup ke kantor desa masing-masing,” katanya.

Terlebih saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, menurut Jazuli, semua lapisan masyarakat diingatkan agar tidak lengah. Meski kasus di Jombang mulai menurun. ”Apalagi pelayanan adminduk ini menjadi dasar dari semua pelayanan publik. Baik diselenggarakan pemerintah maupun swasta yang menggunakan NIK sebagai basis data,” imbuh dia.

Baca juga: M Faqih Irawan: Menata Niat

Pemkab akan terus mendorong Dispendukcapil melakukan upaya pendekatan dan percepatan pelayanan lainnya kepada masyarakat langsung. Selanjutnya, langkah ini bisa berdampak positif pada data kependudukan. ”Kepada perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, saya berharap lebih responsif lagi dengan kebutuhan masyarakat. Terutama masalah adminduk,” tegasnya.

Dia menyebut, banyak terobosan yang sudah dilakukan Dispendukcapil Jombang. Mulai dari inovasi program Ning Yaonah (Nikmatnya ngantri dan pelayanan online mudah) hingga Cak Ngateso (Cetak pengajuan teko desa). Harapannya, perangkat desa mampu transformasi program ke tempatnya masing-masing. ”Karena pendekatan dan percepatan pelayanan hanya bisa dilakukan dengan memanfaatkan tekonologi informasi,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada semua peserta agar benar-benar serius mengikuti sosialisasi sampai tuntas. ”Sosialisasi ini bisa meningkatkan kemampuan pelayanan adminduk dengan memanfaatkan teknologi informasi. Terapkan ilmu yang didapatkan di desa. Sehingga akan tercipta pelayanan memuaskan masyarakat,” tegasnya lagi.

Terpisah, Masduqi Zakaria Kepala Dispendukcapil Jombang menambahkan, setiap operator desa akan menerima akun tersendiri setelah sosialisasi selesai. ”Jadi akun per-orang itu membawai nama kepala desa. Sehingga desa A misalnya, tidak bisa minta ke desa B. Ini pasti akan ketahuan,” beber Masduqi.

Berkaitan dengan pelayanan dan fasilitas jaringan, pihaknya juga sudah berkoordiansi dengan Dinas Kominfo Jombang. ”Jadi sudah sudah ada titik temu, Dinas Kominfo mau memfasilitasi jaringan private. Sehingga jaringan khusus itu membuat orang lain tidak masuk,” imbuh dia.

Dengan demikian, data yang di-scan dan di-uploud masing-masing desa ke Dispendukcapil tidak bocor. ”Makanya kita juga akan hati-hati,” pungkasnya. (fid/bin)

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP