alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh

Moh Suyuti: 22 Tahun Menjadi Tenaga Administrasi SMP

12 September 2021, 17: 21: 11 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Moh Suyuti, kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang

Moh Suyuti, kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang

Share this      

BAGI pegiat pendidikan, keberadaan Moh Suyuti cukup dikenal. Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang ini sudah 35 tahun mengabdi. Tercatat 22 tahun, menjadi tenaga administasi di SMPN 1 Sumobito.

Moh Suyuti lahir di Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, 1 Mei 1965 silam. Anak pertama lima bersaudara pasangan Kasto dan Sukarsih ini mengenyam pendidikan dasar di kampung halaman. Mulai di MI Miftahul Ulum lulus 1977, MTsN Darul Ulum Rejoso Peterongan lulus 1980 dan SMAN 1 Jombang lulus 1984.

Usai lulus SMA, Suyuti langsung kuliah di Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang. Namun di tengah studinya, ia mengikuti tes CPNS dan dinyatakan lolos. Sehingga diputuskan untuk fokus menjalani tugas sebagai PNS di Pemkab Jombang. ”Awal saya masuk CPNS 1986 sebagai tenaga administrasi di SMPN 1 Sumobito,’’ ujar dia.

Baca juga: Keindahan Kedung Cinet Kabupaten Jombang Masih Asli Sejak Dulu

Di tempat kerja kali pertama inilah ia menjalaninya sangat lama hingga 22 tahun. Baginya, SMPN 1 Sumobito sudah menjadi keluarga kedua. Mengabdi sebagai tenaga administrasi hingga tujuh kali pergantian kepala sekolah. Suyuti juga pernah mengemban amanah sebagai kepala urusan TU dan bendahara sekolah. Sebelum akhirnya dimutasi ke UPTD Mojoagung sebagai Kasubag TU 2009-2017.

”Saya masih ingat, saat kerja di SMPN 1 Sumobito kepala sekolah terakhir pak Bambang Setiyabudi,’’ kenangnya. Setelah delapan tahun mengabdi, ia kemudian dimutasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang sebagai Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD 2017-2021. ”Baru Januari 2021 kemarin saya dimutasi sebagai Kabid Pembinaan PAUD dan PNF,’’ papar dia.

Menjadi Kabid PAUD dan PNF merupakan tanggungjawab yang besar baginya. ”Karena PAUD dan Dikmas itu kompleks yang ditangani, tidak hanya pendidikan formal namun juga pendidikan masyarakat,’’ jelas bapak tiga anak hasil perkawinannya dengan Dami Farida ini.

Suyuti menceritakan, sejak menjadi PNS, ia sudah menuntaskan pendidikan sarjana di Universitas Wijaya Putra Surabaya. Kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di STIE Indonesia Malang lulus 2014. Di usia 56 tahun ini, ia masih aktif di berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di rumahnya Dusun Pule, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP