alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Kabupaten Jombang Level 2, Kebijakan Mulai Diperlonggar

12 September 2021, 17: 00: 39 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SIAP PTM: Siswa SMP mengikuti vaksinasi di Puskesmas Jelakombo beberapa waktu lalu.

SIAP PTM: Siswa SMP mengikuti vaksinasi di Puskesmas Jelakombo beberapa waktu lalu.

Share this      

JOMBANG – Sesuai asesmen situasi Kementerian Kesehatan, Kabupaten Jombang kini masuk level 2. Kebijakan pengetatan selama masa PPKM, bakal longgar selama beberapa hari ke depan.  

”Alhamdulillah berdasarkan asesmen pusat kita sudah level 2,’’ ujar Sekda Akhmad Jazuli  kemarin. Disampaikan, turunnya level tersebut tak lepas dari upaya semua pihak dalam menekan penyebaran Covid-19. Pemkab melalui Satgas Covid-19 disebut sudah bekerja keras melakukan segala upaya.

Salah satu contohnya, mengadakan isolasi terpusat (isoter) bagi pasien gejala sedang/ringan di rumah sehat di 21 kecamatan. ”Upaya ini bentuk keseriusan kita menekan penyebaran Covid-19,” katanya. Dengan hal tersebut masyarakat yang benar-benar terkonfirmasi dapat terpisah dengan masyarakat lain. “Sehingga penularan dapat dicegah,’’ tambah dia.

Baca juga: Saat Bunga Tabebuya Bermekaran di Alun-Alun Jombang

Selama 1,5 bulan berjalan, implementasi isoter diakui membuahkan hasil. Sekarang, tren penularan kasus menurun. ”Sekarang isoter tetap kita jalankan di masing-masing kecamatan,’’ tambahnya lagi. Selain itu, upaya kedua produksi masal jamu tradisional penambah imun yang dilakukan relawan Dinas Sosial di rumah pelayanan sosial (RPS) Desa Candimulyo Jombang.

“Dengan jamu tersebut, kasus kesembuhan juga semakin tinggi. Bahkan, banyak daerah luar Jombang yang berminat dengan jamu tersebut,’’ tambahnya. Upaya ketiga, melarang semua bentuk kegiatan yang bersifat menimbulkan kerumunan. Baik hajatan, kegiatan sosial budaya hingga kegiatan keagamaan lainnya.

”Semua bentuk kegiatan berkumpul kita larang, diperketat dan Alhamdulillah membawa hasil signifikan,’’ jelas  Jazuli. Karena itulah dengan turunnya Jombang ke level 2, sepertinya beberapa kebijakan mulai dilonggarkan.

Misalnya, PTM jenjang SD/SMP akan dimulai Senin besok (13/9), tempat pariwisata dibuka dengan prokes ketat, serta hajatan yang diizinkan dengan prokes dan jumlah terbatas. ”Termasuk tempat ibadah sudah kita izinkan dengan prokes ketat,’’ tandasnya.

Meski begitu, Jazuli mengingatkan agar semua pihak khususnya masyarakat tetap waspada dengan tetap mematuhi prokes. Tidak dipungkiri potensi lonjakan kasus bisa saja terjadi jika masyarakat abai prokes. ”Imbauan kami, masyarakat tetap istiqamah menjalani prokes agar Covid-19 segera hilang,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP