alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Marak! SDN Jabon 1 Jombang Juga Diobok-obok Maling

08 September 2021, 09: 50: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

RAIB: Petugas kebersihan SDN Jabon I Jombang menunjukkan lokasi TV yang digondol maling.

RAIB: Petugas kebersihan SDN Jabon I Jombang menunjukkan lokasi TV yang digondol maling.

Share this      

JOMBANG – Kasus pembobolan sekolah marak di Jombang. Terhitung sejak awal tahun, dilaporkan ada 16 sekolah diobok-obok maling. Terbaru SDN Jabon 1 Kecamatan Jombang dilaporkan juga menjadi sasaran maling. Akibat kejadian sekolah mengalami kerugian hingga mencapai puluhan juta.

”Di sekolah ini, kejadiannya sebenarnya sudah seminggu lalu. Pertama diketahui itu Senin (30/8) pagi,” terang Abdul Kholik, 46, petugas kebersihan sekolah kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Kholik menceritakan, pagi itu ia diberitahu tetangga rumahnya jika gerbang sekolah sudah terbuka. ”Jadi tetangga itu curiga karena biasanya pagar itu tertutup dan digembok,” lanjutnya.

Baca juga: Pekan Pertama Agustus, 22 Pasien Covid-19 di Jombang Meninggal

Ia pun bergegas mengecek ke sekolah. Sontak dirinya kaget melihat kondisi ruang guru sudah acak-acakan. Semua loker di dalam ruang itu nampak terbuka dan berkas-berkas juga ditemukan berserakan. ”Saat dicek lebih lanjut, ternyata ada beberapa barang juga yang hilang,” imbuhnya.

Di antara barang-barang berharga yang raib digondol maling di antaranya, tiga buah kipas angin, dua unit proyektor, sebuah TV di ruang guru, mikropon. ”Beberapa barang seperti kipas dan mikropon itu masih baru kondisinya, untuk total kerugiannya diperkirakan di atas Rp 20 juta,” rincinya.

Disinggung pola pengamanan yang dimiliki sekolah, sebenarnya di sekolah sudah terpasang CCTV. Hanya saja, saat kejadian itu, pelaku juga berhasil menggondol harddisk rekaman CCTV. ”Maling itu, juga mengambil harddisk rekaman CCTV yang terpasang di sudut ruangan,” imbuhnya.

Kholik memperkirakan, maling ini masuk melalui jendela di ruangan kepala sekolah. Jendela itu, memang terlihat terbuka dan ada bekas congkelan. Hal itu juga dikuatkan tidak adanya pintu yang dirusak pencuri ini. ”Masuk dan keluarnya lewat jendela itu, ini masih ada bekas congkelannya,” ucapnya sembari menunjukkan kerusakan para jendela. Usai kejadian pihaknya pun mengaku sudah melaporkan ke pihak kepolisian. Beberapa anggota polisi telah datang ke lokasi untuk melakukan olah kejadian perkara.

Dikonfirmasi terpisah, Agus Purnomo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang membenarkan kejadian yang menimpa SDN Jabon 1. ”Jadi memang kejadiannya sudah seminggu lalu, tapi laporan ke dinas secara resmi dan tertulis baru kemarin,” terang Agus (7/9).

Menurutnya, kejadian yang menimpa SDN Jabon 1 tidak jauh berbeda dengan kejadian pencurian yang juga menimpa beberapa sekolah SD lainnya. Selain tidak ada penjaga sekolah, rekaman CCTV yang seharusnya bisa membantu pun ikut digondol pencuri. ”Ya kita tetap berharap agar aparat kepolisian bisa segera menangkap pelakunya, dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. Kejadian ini, menambah daftar panjang sekolah SD yang jadi sasaran maling di Jombang. Sebelumnya, 15 SDN di Jombang dilaporkan dibobol maling.

(jo/riz/naz/JPR)

 TOP