alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Ratusan Warga di Turipinggir Jombang Berjubel Ikuti Sedekah Desa

04 September 2021, 07: 35: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

TAK INDAHKAN PPKM: Ratusan warga berjubel di areal pemaksaman dalam kegiatan sedekah desa, Jumat (3/9) kemarin.

TAK INDAHKAN PPKM: Ratusan warga berjubel di areal pemaksaman dalam kegiatan sedekah desa, Jumat (3/9) kemarin.

Share this      

JOMBANG – Di tengah penerapan PPKM, ratusan warga berjubel memadati areal pemakaman Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jumat (3/9) pagi. Selain mengabaikan protokol kesehatan, kegiatan yang dikemas sedekah desa itu diduga tidak memiliki izin dari aparat yang berwenang.

Dari video yang didapat Jawa Pos Radar Jombang dari lokasi kejadian, terlihat ratusan warga berjubel di areal pemakaman. Saking banyaknya orang, sehingga masing-masing warga kurang bisa menjaga jarak satu sama lain. Terlebih saat warga berebut tumpeng sedekah desa.

Selain itu, tak sedikit warga yang abai mengenakan masker. Meskipun beberapa juga terlihat masih mengenakan masker. ”Itu kejadiannya pagi tadi (kemarin, Red). Sudah rutin dilakukan memang, agenda tahunan, yang saya tahu berlangsungnya juga tidak terlalu lama,” ucap N, warga Turipinggir yang ikut dalam kegiatan.

Baca juga: Insentif Tenaga Kesehatan RS Plat Merah di Jombang Nunggak

Dikonfirmasi soal ini, Eka Yulianto, Camat Megaluh membenarkan kegiatan sedekah desa di wilayahnya. Pihaknya pun mengaku kecolongan soal kegiatan yang dilakukan warga Dusun Paras itu. ”Yang jelas memang tidak ada izin dari kami, tidak ada pemberitahuan juga sebelumnya, baik lisan maupun tulisan,” terang Eka saat dihubungi wartawan (3/9).

Kendati demikian, Eka menyebut Pemerintah Desa Turipinggir beberapa bulan sebelumnya sudah pernah menyampaikan niat untuk menyelenggarakan agenda rutin tahunan itu. ”Jadi tradisi nyadran itu memang sempat diutarakan pak kepala desa, tapi saya sudah larang dan saya minta menunggu kondisi pandemi selesai dulu, ternyata malah diadakan tanpa pemberitahuan,” lanjutnya.

Eka, juga menyebut sudah melakukan klarifikasi kepada Pemdes Turipinggir soal kejadian itu. Sebagai tindak lanjut, ia pun menyebut sudah memberikan sanksi meskipun ringan. ”Sanksinya sudah saya berikan teguran lisan tadi, karena memang benar-benar tidak ada izinnya kegiatan itu,” pungkasnya.

Terpisah, AKP Darmaji, Kapolsek Megaluh menegaskan kegiatan sedekah desa itu tidak ada izin. ”Jangankan izin, pemberitahuan saja tidak ada kok ke kami,” ucap Darmaji.

Pihaknya juga menjelaskan, usai mengetahui informasi kegiatan itu, petugas dari Polsek Megaluh sudah sempat meluncur ke lokasi dan melakukan pembinaan. ”Jadi tadi anggota sudah ke sana, dan karena tidak mungkin membubarkan langsung, kita minta untuk dipercepat kegiatannya. Jadi cuma tukar ambeng, wayangan sederhana terus bubar, tidak sampai 30 menit,” lontarnya.

Usai kegiatan, pihaknya juga menyebut telah memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. ”Kades dan Kasunnya sudah kita panggil ke kantor untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkasnya.

(jo/riz/naz/JPR)

 TOP