alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Tambahan Ruang Isolasi di RSUD Jombang Masih Difungsikan Separo

26 Juli 2021, 17: 48: 10 WIB | editor : M. Nasikhuddin

Tambahan Ruang Isolasi di RSUD Jombang Masih Difungsikan Separo

Share this      

JOMBANG - Setelah sempat mangkrak, tambahan ruang isolasi yang disiapkan RSUD Jombang di bekas gedung dinas kesehatan mulai difungsikan (25/7). Hanya saja belum sepenuhnya maksimal.

”Sudah kita fungsikan mulai hari ini (kemarin, Red). Hanya saja , karena keterbasan tenaga, tapi belum bisa kita fungsikan secara total, masih separonya, sebab keterbatasan tenaga” ujar Direktur RSUD dr Jombang Pudji kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Pudji menambahkan, total ada 68 bed yang sudah disiapkan. Karena keterbatasan tenaga, sementara baru sekitar 30 bed yang difungsikan. Kita menyesuaikan tenaga yang ada,” imbuhnya.

Baca juga: Harga Melambung, Petani Cabai di Jombang Raup Untung Melimpah

Disinggung terkait progres perekrutan relawan, disebutkan Pudji sudah membuahkan hasil, meski belim maksimal. ”Kita baru dapat 25 orang serta empat dokter sudah kita proses,” tambahnya.

Selain mahasiswa, lanjut dia, beberapa dari mereka ada yang sudah lulus kuliah dan menjadi perawat. Soal gaji bagi relawan yang bertugas, tentunya ada perbedaan bagi yang masih mahasiswa dan sudah lulus. ”Tentu, ada sedikit perbedaan, kalau sudah lulus kami beri gaji sesuai UMK. Tapi kalau mahasiswa kami beri di bawah UMK,” terangnya.

Untuk memenuhi kekurangan tenaga, sampai saat ini pihaknya masih terus terus mengupayakan merekrut relawan, termasuk bekerja sama dengan organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPD Jombang. ”Kami buka sesuai kapasitas bed nya, yakni 68 bed,” terang Pudji.

Tempat isolasi terebut, dikhususkan bagi pasien dengan gejala berat – kritis. Pihaknya menyebut, sudah menyiapkan semua fasilitas, termasuk sarana prasarana yang dibutuhkan untuk perawatan pasien sama dengan ruang isolasi di RSUD Jombang. ”Semua sudah kita atur di sana, baik alurnya, tekanan negatif maupun oksigen untuk pasien,” papar dia.

(jo/ang/naz/JPR)

 TOP