alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Harga Melambung, Petani Cabai di Jombang Raup Untung Melimpah

26 Juli 2021, 17: 44: 51 WIB | editor : M. Nasikhuddin

SUMRINGAH: Salah satu petani cabai tengah memanen cabai. Tingginya harga cabai menjadikan petani meraup untung melimpah.

SUMRINGAH: Salah satu petani cabai tengah memanen cabai. Tingginya harga cabai menjadikan petani meraup untung melimpah.

Share this      

JOMBANG - Berbeda dengan petani padi yang mengeluh harga gabah anjlok. Sebaliknya petani cabai bisa sumringah. Tingginya harga cabai menjadikan petani meraup untung berlipat.

"Harga cabai bagus dalam beberapa minggu terakhir," ujar Nur Hayati, salah satu petani di Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Dijelaskan, harga jual di tingkat petani cencerung fluktuatif, hanya memang trennya terus naik. Bahkan harga dari petani pernah tembus Rp 47 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram. "Kalau dijual di pasaran, tentunya harganya jauh di atasnya, mungkin bisa Rp 60 ribu per kilonya" katanya.

Baca juga: Ratusan Nakes Terpapar, RSUD Jombang Kewalahan Tangani Pasien

Menurutnya, faktor tingginya harga cabai salah satunya dikarenakan stok cabai yang terbatas. ”Karena faktor cuaca juga tidak menentu, jadi sebagian petani juga waswas nanam cabai, selain itu juga faktor hama yang menggerus hasil panen,” bebernya.

Berbeda jika stok cabai dari petani melimpah, tentunya juga mempengaruhi harga. ”Kalau stok cabai melimpah, otomatis harga juga bersaing, jadi biasanya harganya juga turun,” imbuhnya.

Diakuinya, selain faktor cuaca, alasan petani biasnya enggan menanam cabai lantaran ancaman hama dan juga perawatan. "Ya kan biaya untuk obat-obatan juga mahal, terus kalau terkena hujan cabai rusak," pungkasnya.

(jo/yan/naz/JPR)

 TOP