alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Mahasiswa Unwaha Jombang Bisa Magang dan Kuliah hingga S3 di Jepang

26 Juli 2021, 07: 30: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

GO INTERNASIONAL: Rektor Unwaha Dr H Anton Muhibuddin (dua dari kanan) saat teken kerja sama dengan Presiden Core to Core Program JSPS Jepang, Prof Dr Mamoru Yamada di Yamaguchi, Jepang, Mei 2021.

GO INTERNASIONAL: Rektor Unwaha Dr H Anton Muhibuddin (dua dari kanan) saat teken kerja sama dengan Presiden Core to Core Program JSPS Jepang, Prof Dr Mamoru Yamada di Yamaguchi, Jepang, Mei 2021.

Share this      

Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) Tambakberas benar-benar universitas global. Mahasiswanya bisa magang dan kuliah hingga S3 ke sejumlah negara, salah satunya Jepang.

ROJIFUL MAMDUH, Jombang

”Pihak Jepang dalam hal ini Core to Core Program (CCP) Japan Society for The Promotion of Science (JSPS) mengakui keberadaan Unwaha dan menyetarakan Unwaha dengan perguruan tinggi terkemuka lain di Indonesia,” kata Rektor Unwaha Dr H Anton Muhibuddin, kemarin.

Baca juga: Bupati Hj Mundjidah Wahab dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Rumah Sehat

Mei lalu, Anton meneken kerja sama dengan Presiden Core to Core Program JSPS Jepang, Prof Dr Mamoru Yamada, di Yamaguchi, Jepang.

Nantinya, program-program pertukaran mahasiswa dan pertukaran dosen bisa dilakukan antara Unwaha dengan beberapa perguruan tinggi di Jepang. Seperti Yamaguchi University, Osaka University dan Tokyo University.

”Tahun 2018 dan 2019 Unwaha sudah merealisasikan program ini, namun tertunda pada tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19,” kata pria kelahiran Surabaya, 30 November 1977 ini.

Program itu akan direalisasikan pada 2022 dengan konsep yang menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19. ”Programnya adalah kuliah sit-in untuk S1. Apabila memenuhi syarat, akan langsung lanjut S2 dan S3 dengan rekomendasi beasiswa dari pihak perguruan tinggi partner. Beasiswa bisa dari pihak Jepang maupun pihak lain, seperti Pemerintah Indonesia (Kemendikbud dan Kementerian Keuangan RI) dan lainnya,” beber doktor ilmu pertanian Universitas Brawijaya yang punya banyak relasi internasional ini.

Anton punya pengalaman penelitian di  Beuth University of Applied Science Jerman, Manchester University Inggris, Yamaguchi University Jepang, Korea University Korea Selatan, CIAT Columbia dan Chulalongkorn University Thailand.

Anton juga ditunjuk sebagai general coordinator for CCP program di wilayah Indonesia 2020-2025. ”Semua mahasiswa Unwaha bisa memanfaatkan program dan beasiswa dengan Jepang,” jelasnya.

Tentunya harus memenuhi syarat, seperti nilai TOEFL dan tes-tes lainnya. ”Mahasiswa Unwaha akan mendapatkan peluang yang sama dengan mahasiswa-mahasiswa dari kampus ternama, seperti UB, UGM, UI, ITB dan lainnya,” paparnya.

Mulai 2022 nanti, mahasiswa Unwaha akan diterima untuk magang S1 maupun melanjutkan kuliah S2 sampai S3 di beberapa universitas ternama di luar negeri. Seperti di Yamaguchi University, Osaka University dan Tokyo University. ”Ini setara dengan perguruan tinggi ternama di Indonesia,” urainya.

Program ini gayung bersambut dengan program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kementerian Dikbudristek (Kemendikbudristek). ”Kemendikbudristek mencanangkan program MBKM pada Januari 2020 dan Unwaha sudah melaksanakannya sejak 2018,” bebernya.

Dalam program yang disepakati Unwaha dengan CCP JSPS Jepang ini, nantinya akan ada subsidi dana dari pihak perguruan tinggi di Jepang untuk peserta program dari Unwaha. Sebaliknya, Unwaha juga memberikan subsidi dana bagi mahasiswa Jepang yang magang maupun melakukan penelitian di Unwaha.

Unwaha punya program kuliah lima tahun dapat dua gelar. Mahasiswa yang mengikuti program ini dapat menyelesaikan program sarjananya di Unwaha selama 3,5 tahun dan melanjutkan program magister di luar negeri selama 1,5 tahun. ”Lima tahun akan mendapat dua gelar; S-1 Unwaha dan S-2 dari perguruan tinggi luar negeri, seperti Rajamangala University Thailand,” papar Anton. Kurikulum yang ditempuh nantinya akan diselaraskan.

Unwaha juga sudah empat tahun menjalankan program kuliah di kampus luar negeri. ”Bentuknya kuliah sit- in atau sandwich,’’ ujarnya. Akan ditingkatkan dengan kuliah selama satu semester ber-SKS. Atau penelitian tugas akhir di perguruan tinggi luar negeri patner Unwaha.

Siapapun bisa kuliah di Unwaha. Untuk anak tidak mampu, yatim, maupun yatim piatu, Unwaha menyediakan beasiswa. ”Bahkan potongan SPP-nya bisa sampai seratus persen,” tegasnya.

Mahasiswa yang mengantongi rekomendasi NU juga mendapatkan potongan SPP. ”Untuk mahasiswa yang direkomendasi NU, kuliah sampai lulus hanya Rp 10,5 juta,” bebernya.

Juga ada beasiswa tahfidz. Calon mahasiswa yang sudah punya hafalan Quran 15 juz bisa kuliah di Unwaha gratis SPP sampai lulus. Mereka dibina agar saat lulus sudah hafal Quran 30 juz. ”Ini karena kita ingin Unwaha menjadi kampus berkah,” tegasnya.

Penerimaan mahasiswa baru Unwaha dibuka hingga 1 September 2021. Di Unwaha ada  14 program studi. FAI meliputi S1 Pendidikan Agama Islam, S1Pendidikan Bahasa Arab dan S1 Ekonomi Syariah.

FTI meliputi  S1 Informatika dan S1 Sistem Informasi. Fakultas Pertanian meliputi S1 Agrobisnis, S1 Agroekoteknologi, S1 Rekayasa Pertanian dan Biosistem dan S1 Teknologi Hasil Pertanian.

FIP meliputi S1 Pendidikan Biologi, S1 Pendidikan Fisika, S1 Pendidikan Matematika dan S1 Pendidikan Bahasa Inggris. FE meliputi S1 Manajemen.

(jo/jif/naz/JPR)

 TOP