alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK di Jombang

26 Juli 2021, 08: 10: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

Senen Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Jombang

Senen Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Jombang

Share this      

JOMBANG – Tahap pendaftaran seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) berakhir sampai besok (26/7). Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Jombang mencatat, sampai kemarin tercatat ada 5.874 pendaftar. Dari jumlah itu sebanyak 4.931 pendaftar sudah submit (mengirim).

”Jadi besok batas akhir pendaftaran. Terakhir 26 Juli,” kata Senen dikonfirmasi, Minggu (25/7) kemarin.

Mantan Camat Mojoagung menerangkan, setelah melalui tahap pendaftaran, proses selanjutnya panitia akan melakukan penelitian berkas. Selanjutnya hasilnya akan diumumkan. Selain itu, nantinya juga ada masa sanggah. ”Untuk pengumuman hasil seleksi administrasi 2-3 Agustus dilanjutkan masa sanggah 4-6 Agustus,” imbuh dia.

Baca juga: Menko Airlangga: Pemerintah Tambah Bansos di Wilayah PPKM Level 4

Sampai kemarin, BKDPP mencatat jumlah pendaftar yang melamar formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah mencapai angka 5.874 pelamar. Sementara yang sudah submit, yakni 4.931 pendaftar. ”Pelamar CPNS yang baru mengisi form ini 3.824 pelamar, sementara yang sudah mengisi submit 3.066 pelamar. Sementara pelamar PPPK nonguru baru mengisi 619 pelamar, sudah submit ada 470 pelamar. Sedangkan pelamar PPPK guru ini baru mengisi 1.431 pelamar, yang sudah submit ada 1.405 pelamar,” sambung Senen.

Namun demikian, Senen memprediksi jumlah pelamar akan terus berkembang, seiring masa pendaftaran masih dibuka, termasuk pelamar yang belum submit. ”Jadi data ini berkembang terus,” kata dia lagi.

Senen menyebut, sampai saat ini belum ada perubahan terkait jadwal seleksi ASN dari pemerintah pusat. ”Sampai hari ini belum ada perubahan. Jadi untuk CPNS ataupun PPPK masih sama jadwalnya,” tutur Senen.

Diakui, untuk lokasi pelaksanaan tes, nantinya Pemkab Jombang bakal numpang ke Kabupaten Mojokerto. Ada banyak pertimbangan dipilihnya Mojokerto menjadi tempat pelaksanaan tes. ”Jadi tetap ke Mojokerto. Paling utama terkait sarana dan prasarana gedung. Di Jombang untuk gedung yang memenuhi syarat dan prokes masih banyak ruangan yang belum memadahi,” terang dia.

Kedua lanjut dia, mengikuti saran dari pemerintah pusat. ”Juga saran dari BKN. Karena keterbatasan pegawai terutama sebagai dalam penyelenggaran dan pengawasan. Kalau mengadakan, otomatis tenaga akan disebar di beberapa kabupaten. Saya kira, dijadikan satu lebih efektif,” kata Senen.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021. Pemkab Jombang mendapat alokasi 803 dari 962 formasi yang sebelumnya diajukan pemkab ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Dari formasi itu, kebutuhan paling banyak tenaga guru PPPK dengan kuota sebanyak 470 orang, tenaga kesehatan 277 orang, dan tenaga teknis 56 orang. ”Untuk guru semuanya PPPK. Tidak ada yang CPNS. Namun untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis ada yang CPNS dan ada yang PPPK,” terang Senen.

(jo/fid/naz/JPR)

 TOP