alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Mohammad Qowiyuddin Shofi: Bangun Kedekatan dengan Peserta Didik

26 Juli 2021, 08: 10: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SERIUS: Qowiyuddin sedang mempersiapkan pembelajaran dari rumahnya di Pulolor Jombang, (24/7).

SERIUS: Qowiyuddin sedang mempersiapkan pembelajaran dari rumahnya di Pulolor Jombang, (24/7).

Share this      

JOMBANG – Kehadiran guru dalam pembelajaran merupakan hal yang penting. Termasuk dalam masa pembelajaran di rumah seperti sekarang. ’’Agar tetap dapat dilihat siswa, saya menggunakan dua aplikasi, yaitu AZ Screen Recorder dan Youtube,’’ kata Mohammad Qowiyuddin Shofi, guru Bahasa Indonesia SMPN 3 Jombang, kemarin.

Az Screen Recorder memudahkan Qowiy dalam menyampaikan materi. Ia tetap bisa menampakkan dirinya secara langsung. Mode presentasinya juga bisa dicoret-coret seperti di papan tulis. Juga tidak ada proses editing untuk disampaikan kepada siswa.

Setelah pengambilan gambar dengan aplikasi Az Screen Recorder, video kemudian diupload ke youtube dan bisa disimak siswa. Sedangkan untuk penugasan, Qowiy memakai aplikasi wordwall.

Baca juga: Ardhi Wirayuda, pelari asal Jombang Latihan di Sekitar Rumah

Kemudahannya dalam menyampaikan materi juga tularkan kepada guru-guru senior. Sejauh ini, masih banyak guru yang menyampaikan materi dengan cara tekstual. Sehingga siswa cepat bosan karena tidak variatif.

Untuk hadir dalam pembelajaran, biasanya guru harus mengambil video. Baru kemudian diedit menggunakan aplikasi lain dengan berbagai langkah. Hal itu dinilai Qowiy terlalu ribet. Apalagi untuk guru-guru senior yang tidak terlalu lihai dalam hal editing.

’’Kedekatan antara guru dengan murid tidak tercapai jika hanya tekstual. Karena siswa tidak merasa gurunya mengajar langsung,’’ ungkapnya.

Az screen recorder bisa digunakan dimana saja dan cukup menggunakan HP. Tinggal menyiapkan materi, kemudian melakukan perekaman degan suara, tampilan wajah yang bisa digeser-geser, diperbesar dan perkecil gambar sesuai kebutuhan dan bisa dicoret-coret.

’’Kedekatan antara pendidik dan peserta didik bisa terjalin jika tampak wajah dan dijelaskan secara langsung,’’ urainya. Kemudian diupload di youtube, mudah diakses dan murah, karena resolusi bisa diatur sendiri menyesuaikan dengan kuota siswa.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP