alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Ardhi Wirayuda, pelari asal Jombang Latihan di Sekitar Rumah

26 Juli 2021, 07: 10: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

CEPAT: Ardhi Wirayuda (depan), pelari asal Desa Ngogri Kecamatan Megaluh saat berlatih di Stadion Merdeka sebelum pandemi.

CEPAT: Ardhi Wirayuda (depan), pelari asal Desa Ngogri Kecamatan Megaluh saat berlatih di Stadion Merdeka sebelum pandemi.

Share this      

JOMBANG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berimbas pada ditutupnya lapangan olahraga membuat atlet tak bisa memaksimalkan latihan. Seperti dialami Ardhi Wirayuda, pelari asal Desa Ngogri Kecamatan Megaluh yang biasanya berlatih di Stadion Merdeka. Selama PPKM, ia hanya latihan di sekitar rumah.

’’Latihannya di rumah saja, karena sejak PPKM  darurat Stadion Merdeka ditutup total,’’ katanya, kemarin.

Ditutupnya stadion dan tak adanya event tahun ini tidak membuatnya bersantai. Ia tetap latihan setiap hari. Dia latihan fisik di rumah. Serta berlatih lari di sekitar rumah. Setiap hari, dia berlari delapan hingga 20 kilometer.

Baca juga: Cerita Perjuangan Agus Susilo Sugioto, Kasatpol PP Jombang

’’Dua tahun ini sepi event. Yang pasti hanya porprov 2022,’’ terangnya.

Latihan di rumah untuk penguatan otot dan daya tahan. ’’Latihan di rumah tidak terlalu maksimal,’’ ungkapnya. Satu-satunya tempat yang layak untuk latihan hanya stadion. ’’Di stadion intervalnya cocok. Untuk menghindari cedera di rumah, saya latihan yang tidak terlalu berat,’’ jelasnya.

Sedangkan untuk lari, Ardhi melakukannya di sekitar rumah. Rutenya mulai rumah di Desa Ngogri, Sidomulyo, Dukuharum, Sudimoro, Megaluh baru kembali lagi ke Ngogri. Jaraknya kurang lebih 12 kilometer.

’’Belum terlalu berani lari jauh karena cederanya waktu latihan di Stadion dulu belum sembuh seratus persen,” ungkapnya.

Sebelum pandemi korona, hampir tiap pekan Ardi selalu ikut maraton dan juara. Namun sepanjang 2020 ia hanya mengikuti empat event. Pada situasi normal, dalam satu bulan ia bisa mengikuti minimal dua hingga tiga event.

Atlet kelahiran 27 Juli 2002 ini masih menjadi andalan Jombang dalam porprov 2022. Pada porprov 2019, dia menyumbang dua medali. Perak dari nomor 1.500 meter dan perunggu dari 5.000 meter.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP