alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

di Jombang Usulan Pembimbing Mulok Jadi Guru Terhambat

22 Juli 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

di Jombang Usulan Pembimbing Mulok Jadi Guru Terhambat

Share this      

JOMBANG – Upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang untuk meningkatkan status pembimbing mulok keagamaan dan pendidikan diniyah terhambat. Penyebabnya, guru yang memenuhi kualifikasi pendidik kurang dari 50 persen.

’’Sebetulnya kami berniat meningkatkan status mereka dari pembimbing ke guru yang datanya masuk dalam dapodik. Tapi ternyata yang pendidikannya S1 belum ada 50 persen,’’ kata Kasmuji Raharjo, kasi Kurikulum Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, kemarin.

Untuk menjadi pembimbing diniyah dan mulok keagamaan memang tidak mementingkan kualifikasi pendidikan. Sehingga banyak yang belum lulus S1. Mayoritas lulusan SMA dan jebolan pondok.

Baca juga: Pemkab Jombang Konsisten Mendukung dan Beri Pembinaan Sapi Perah

Kompetensi keagamaan lebih diutamakan untuk menjadi pembimbing. Sebelum mengajukan usulan meningkatkan status pembimbing, Kasmuji melihat data di lapangan dengan menyebarkan google form kepada semua pembimbing.

Sebanyak 1.127 pembimbing mulok SD mengisi. Yang berstatus sarjana hanya 34 persen, sedangkan 66 persen sisanya belum lulus S1.

Seandainya yang punya S1 lebih besar, dia akan mengusulkan agar mereka diangkat menjadi guru dan memiliki NUPTK. Serta namanya masuk dapodik.

”Tapi karena yang belum S1 lebih banyak, saya tidak berani ngomong,’’ ucapnya.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP