alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Wonosalam Asik
icon featured
Wonosalam Asik

Susu Segar Sapi Perah Wonosalam Hasilkan Ratusan Liter, Pesan Cukup WA

22 Juli 2021, 07: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DIRAWAT: Peternak sapi di Wonosalam merawat sapinya sebelum diperah.

DIRAWAT: Peternak sapi di Wonosalam merawat sapinya sebelum diperah.

Share this      

INGIN menikmati susu sapi segar tak perlu jauh-jauh ke Pujon Malang. Di Kecamatan Wonosalam, geliat ternak susu sapi kian diminati. Dari tahun ke tahun, jumlah peternak yang membudidayakan sapi perah di lereng kaki gunung Anjasmara ini bertambah.

Salah satu peternak susu sapi Sriawan, warga Dusun Segunung, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, mengatakan, total ada 21 ekor sapi perah di kandangnya. Namun, tidak semua produktif menghasilkan susu. Sejumlah sapi sedang masa kering alias bunting tua. ”Kalau bunting tua istirahat dua bulan,’’ terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin.

Dari keseluruhan sapinya, ada 12 ekor sapi yang masa produktif. Sehari, 12 ekor sapi itu dapat menghasilkan 220 liter/hari. Untuk menghasilkan susu sapi berkualitas dengan nilai grade A dari pabrikan, kata dia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Baca juga: Pemkab Jombang Tunggu Petunjuk dari Pusat terkait Perpanjangan PPKM

Pertama, mencukupi kebutuhan nutrisi asupan pakan rerumputan minimal 10 persen dari bobot badan per hari. Semisal sapi dengan berat 400 kilogram, maka pakan ijo-ijoan yang diberikan sehari minimal 40 kilogram. ”Kalau kita ingin memacu produksi tinggi, tentu ada beberapa upaya yang kita lakukan, salah satunya hal itu,’’ terang dia.

Selain ijo-ijoan, kebutuhan pakan tambahan dari jenis konsentrat juga perlu. Hal itu dilakukan agar kualitas susu yang dihasilkan benar-benar maksimal. ”Sekarang harga susu sapi dari pabrikan berkisar antara Rp 5.600 – Rp 5.700 bergantung kualitas,’’ terangnya lagi.

Kondisi serupa juga terlihat di Dusun Komboh, Desa Sambirejo. Di desa ini juga banyak peternak sapi perah yang mulai berkembang. Salah satunya M Ali, 73,  yang puluhan tahun menggeluti ternak sapi perah. Di kandangnya ada puluhan ekor sapi, dengan rincian 31 sapi produktif, 6 ekor bunting kering dan 17 dara bunting. ”Kisaran 31 ekor sapi itu bisa menghasilkan 420 liter susu sehari,’’ ujar dia.

Kriteria standarisasi susu sapi berkualitas dari pabrikan tetap harus diikuti. Seperti jumlah kandungan kuman dalam susu harus di bawah 1 juta per mm. ”Kita selalu berupaya menjaga kualitas susu sapi,’’ akunya.

Harga susu sapi yang dibeli pabrikan juga terus bersaing. Seperti pabrik pengolahan susu di Gempol Pasuran menawar harga Rp  5.750 perliter. Namun sebagai pelanggan tetap, ia terkadang mendapat harga khusus Rp 6.200 perliter sekaligus pengganti ongkos kirim. ”Pusat penjemputan di KUD Anjasmara, setiap hari kami mengirim ke sana,’’ sebut dia.

Ali menyebut, ada beberapa hal yang dilakukan untuk menjaga kualitas susu sapi perah. Pertama, selalu menjaga kandang sapi dalam kondisi bersih, pemerah maupun sapi harus dalam keadaan sehat. Saat sebelum diperah, sapi sebaiknya dimandikan untuk menghindari susu terkontaminasi  kuman. ”Kemudian handuk untuk membersihkan sapi setiap hari harus baru,’’ paparnya.

Teknik pemerasan juga tidak boleh sembarangan. Sebagai langkah awal, pemerasan harus melihat kondisi susu sapi dengan teliti melalui wadah cangkir. Jika normal, boleh dilanjutkan. Namun jika ada bercak-bercak, maka perlu diteliti lebih lanjut.

Begitu juga saat pendinginan, pertumbuhan bakteri pada susu sapi cepat sekali. Waktu diproses sampai pendingina paling lambat 10 menit. “Kemudian ditempatkan dalam pendingin dengan suhu 2 derajat. Karena kalau sampai di atas dua derajat bakteri akan tumbuh,’’ tegasnya.

Hal sama dilontarkan Endon Siswoyo, 40, peternak asal Desa Galengdowo yang juga cukup lama beternak sapi perah. Bahkan, penikmat susu sapi yang pesan tak jauh-jauh ke wonosalam, cukup japri melalui pesan WhastApp. Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau.

Untuk perliter susu sapi kemasan endon, dihargai Rp 11 ribu. Harga tersebut sudah plus ongkir dan diantar sampai ke rumah. "Alhamdulilah peminat susu sapi segar semakin banyak," pungkas dia seraya menyebut ternak sapi perah sejak 2018 lalu.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP