alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Pembangunan Jembatan Brodot Terkena Refocusing, Ditunda 2023

21 Juli 2021, 08: 55: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

Heru Widjajanto Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang

Heru Widjajanto Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang

Share this      

JOMBANG - Heru Widjajanto Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang, melalui Syaiful Anwar Kabid Pengembangan Kawasan Permukiman, menerangkan pembangunan jembatan Brodot sebenarnya sudah siap. Semula, pembangunan jembatan itu masuk rencana kerja OPD 2022.

”Nanti tetap kami bangun. Sebetulnya sudah masuk di Renja Dinas Perkim 2022. Kemudian ada refocusing anggaran karena dana alokasi umum (DAU) pusat dikurangi. Lantaran  anggaran jembatan ini cukup besar, akhirnya digeser mendahulukan yang lebih prioritas,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa kemarin (20/7).

Dijelaskan, rencana pembangunan jembatan itu menyedot anggaran hingga Rp 3,5 miliar. ”Karena ada refocusing pusat, sehingga tidak jadi dilaksanakan 2022,” imbuh dia. Kendati demikian, menurut Syaiful, pembangunan tetap dilaksanakan karena masuk Renja Dinas Perkim Jombang pada 2023 nanti. ”Jadi intinya bukan dihilangkan, hanya pergeseran ke 2023,” kata Syaiful lagi.

Baca juga: Zusvina Aida Fitria: Rutin Minum Air Zam-Zam Selama 14 Hari Isolasi

Ia menyebut, pengurangan anggaran di pemerintah pusat juga berdampak ke daerah. Karena ada refocusing tadi, maka jumlah DAU dari pemerintah pusat berkurang. Sehingga  berimbas pada neraca anggaran keseluruhan Pemkab Jombang. “Kemarin ada beberapa pemangkasan, akhirnya yang darurat dan masih bisa dialternatifkan digeser tahun selanjutnya (2023, Red). Salah satunya Jembatan Brodot,” terang dia.

Salah satu pertimbangan pembangunan jembatan Brodot digeser itu, kata Syaiful, masih ada jembatan lain yang bisa difungsikan. ”Di Brodot ini bisa lewat Pucangsimo. Karena  yang betul-betul darurat dan harus didahulukan masuk 2022. Termasuk KDP perencanaan 2020 yang belum terlaksana, maka juga didahulukan,” pungkasnya.

(jo/fid/naz/JPR)

 TOP