alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh

Iptu Nunung Damayanti Artisa Kapolsek Kesamben: Wajib Ngopi Pagi Hari

21 Juli 2021, 06: 35: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Iptu Nunung Damayanti Artisa Kapolsek Kesamben

Iptu Nunung Damayanti Artisa Kapolsek Kesamben

Share this      

IPTU Nunung salah satu wanita yang tak bisa lepas dari kopi. Setiap pagi, kopi wajib menemani aktivitas memasaknya. Bahkan dalam sehari, ia terkadang bisa menghabiskan tiga cangkir kopi.

”Setelah salat subuh, saya masak sambil ngopi. Kopi yang saya suka adalah kopi hitam,” katanya. Karena sudah biasa ngopi itulah ia merasa ada yang kurang jika aktivitasnya tak ditemani kopi.

Di tengah kesibukannya yang sangat padat, ia tetap memerhatikan kesehatannya. Apalagi selama pandemi ini waktu istirahatnya tak lama. Ia seringkali mencuri waktu untuk memenuhi kebutuhan istirahat.

Baca juga: Mohamad Yengyie Berjuang Meraih Medali dengan Satu Tangan dan Kaki

”Saya harus istirahat delapan jam sehari, padahal sudah terbiasa bangun pukul 04.00, tidur jam berapapun jam segitu pasti sudah bangun,” kata wanita kelahiran Magetan, 26 Maret 1964 ini.

Untuk urusan makan, ia mengharuskan makan sayur. Karena hobi menu sambelan, maka sayuran yang ia konsumsi biasanya lalapan. ”Makan biasa saja, yang penting harus ada sayur,” bebernya. Meski begitu ia tidak diet. Guna menjaga tubuhnya agar tetap ideal, Nunung hanya mengurangi porsi makan. Dengan tetap makan nasi putih dengan porsi yang terbatas.

Kebiasaan makan sayur membuat kulitnya tetap sehat. Terbukti, di usia yang memasuki angka 57 tahun, kulitnya terlihat mulus dan sehat. Tenaganya juga masih kuat. Nunung mengaku tak pernah pergi ke salon untuk perawatan wajah dan kulit. ”Paling ke salon hanya perawatan rambut,” imbuh ibu dua anak ini.

Nunung memiliki tubuh yang ideal. Pada saat berdinas ia tampak gagah berseragam. Tapi, setelah di rumah ia berpenampilan seperti ibu-ibu pada umumnya mengenakan baju daster. Baru saat keluar rumah, penampilannya tak boleh kalah dengan anak muda, pakai leging atau jeans, sepatu kets warna-warni, rambut cepak dan aksesoris lain yang menunjang.

Ia suka menyamakan warna sepatu dengan bajunya. Jika berpakaian merah, maka sepatu yang dipakai warna senada. Begitu juga jika kuning ia mengenakan baju dominasi warna kuning, maka ia bersepatu kuning. ”Kalau untuk lain-lain saya tergolong orang yang simpel dan biasa saja. Bukan karena tidak bisa beli, tapi pilih yang nyaman dipakai,” katanya.

Nunung juga hobi berolahraga. Saat memiliki waktu senggang, ia sering gowes. Sejak lama, ia memang menyukai olahraga paling mudah ini. Selain senam, zumba, fitnes, dan beberapa olahraga ringan yang lain. ”Saya suka gowes sejak lama. Kalau senam biasanya ke Tunggorono,” tutur anggota Perwosi Jombang ini.

Ditanya tentang make up sehari-hari, Nunung terlihat natural. Hanya menambah bagian alis dan lipstik agar tak terlihat pucat. ”Kalau sedang luar dinas, menyesuaikan saja, begitu juga pakaian, saya santai, menyesuaikan situasi,” pungkasnya.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP