alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Seluruh Wilayah Kecamatan di Jombang Masuk Zona Merah Covid - 19

19 Juli 2021, 09: 45: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

Seluruh Wilayah Kecamatan di Jombang Masuk Zona Merah Covid - 19

Share this      

JOMBANG – Laju penularan Covid-19 di Kabupaten Jombang masih tinggi. Terhitung sejak Sabtu (17/7) kemarin, Jombang mencatatkan pertambahan sebanyak 429  kasus baru. Saat ini seluruh wilayah kecamatan di Jombang masuk kategori zona merah alias risiko tinggi penularan.

Data yang dirilis Dinas Kesehatan (dinkes) Jombang, secara kumulatif, persebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang sudah mencapai 7.133 kasus, sebanyak 5.109 sudah dinyatakan sembuh sembuh dan 843 lainnya meninggal dunia.

Sementara itu, dalam dua hari terakhir, terjadi lonjakan kasus baru signifikan. Per Sabtu (17/7) Kabupaten Jombang mencatatkan penambahan 320 kasus baru. Selanjutnya pada Minggu (18/7) mencatatkan penambahan kasus baru 109 kasus. ”Tingkat lonjakan kasus baru masih tinggi. Hari ini (kemarin, Red) ada penambahan 109 kasus baru,” terang Budi Winarno, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang.

Baca juga: Banyak Pasien Isoman di Jombang Meninggal, IDI Pertanyakan Pemantauan

Penambahan tersebut tersebar hampir merata di seluruh wilayah kecamatan. Hingga Minggu kemarin, dari data yang diterimanya jumlah pasien aktif Covid-19 di Jombang mencapai 1.181 orang. ”Dari jumlah itu 701 melakukan isolasi mandiri, sementara 480 lainnya menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.

Pihaknya juga membenarkan, jika dengan tambahan itu, sejak Sabtu (17/7) kemarin seluruh wilayah kecamatan kini masuk kategori zona merah alias risiko penularan tinggi. ”Seluruh kecamatan kalau ditotal memang punya lebih dari 10 pasien aktif, jadi kalau peta kecamatan ya merah,” lanjutnya.

Kendati demikian pihaknya menyebut karena yang diberlakukan adalah PPKM Mikro, maka pembacaan bisa dilakukan per desa. Meski sebuah kecamatan dikatakan zona merah, bisa saja tak seluruh desanya merupakan zona merah. ”Misalnya Kecamatan Jombang, di sana zona merah, tapi ada desa yang masih statusnya oranye,” lontarnya.

Disinggung terkait lonjakan kasus baru yang terus masif, menyebut salah satunya hasil tracing yang masif, sehingga temuan dari satu orang bisa menghasilkan banyak kasus baru. ”Jadi ya harapan kita tetap masyarakat menerapkan prokes, dan kurangi mobilitas, pandemi belum selesai,” katanya.

Selain penambahan kasus baru, angka kasus kematian juga tinggi tinggi. Dalam dua hari terakhir, tercatat ada 49 pasien meninggal dunia. ”Sabtu itu 17 kasus meninggal dunia, sementara Minggu 32 kasus,” imbuhnya.Sementara untuk pasien yang telah dinyatakan sembuh, dalam dua hari ini mencapai 129 pasien.

(jo/riz/naz/JPR)

 TOP