alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Rekrutmen CPNS Jombang Tercatat 4.280 Pelamar, 2.840 Sudah Submit

18 Juli 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

Senen Kepala BKD-PP Jombang

Senen Kepala BKD-PP Jombang

Share this      

JOMBANG – Calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang hendak mendaftar secara online tampaknya lebih berhati-hati dan membaca peluang. Terbukti, dari 4.280 pendaftar yang masuk sementara hingga petang kemarin (17/7), hanya 2.840 yang sudah submit.

“Ya benar, mereka dinyatakan submit karena berkas dianggap sudah final,” kata Senen Kepala BKD-PP Jombang, kemarin. Pendaftar yang sudah submit itu merasa sudah yakin bila berkas persyaratan administrasi yang diunggah memenuhi syarat. Berkas yang sudah submit ini tidak bisa diganti dengan alasan apapun.

Baca juga: Surplus Neraca Perdagangan Tunjukkan Keberlanjutan Pemulihan Ekonomi

Berbeda dengan pendaftaran berkas yang sudah di-upload, tapi masih bisa diganti. Termasuk juga pilihan formasi. Misalnya sudah mendaftar di Jombang, tapi tidak jadi, karena berpindah ke daerah lain. “Jadi masih banyak yang belum submit,” terangnya.

Meski demikian, pendaftar yang sudah submit disampaikannya belum tentu akan lolos administrasi. Submit itu berdasar keyakinan pendaftar setekah berkasnya dianggap lengkap, kemudian dikirim. “Masalah keabsahan data itu nanti akan ditentukan panitia. Apakah memenuhi syarat atau tidak,” terangnya lagi.

Ia menyarankan kepada pendaftar yang belum submit untuk memeriksa kembali kelengkapan dan keabsahan berkas persyaratan, sesuai yang ditentukan dalam pengumuman. “Karena pengalaman beberapa tahun lalu, terdapat kesalahan karena kurang teliti sehingga dinyatakan tidak lolos administrasi,” ujar dia.

Jumlah pendaftar ini diperkirakan masih akan bertambah mengingat masa akhir ditutup pada 21 Juli pukul 24.00. Sehingga masih ada waktu untuk memperbaiki dan melengkapi berkas yang ditentukan. “Baru setelah itu ada masa sanggah dan jawab sanggah yang diberi waktu 30 Juli-8 Agustus,” tegas Senen.

Ia menjelaskan, masa sanggah ini digunakan pelamar yang merasa sudah memenuhi kelengkapan berkas secara administrasi. “Nanti semua tim yang akan melakukan verifikasi dan menerima masa sanggah,” tegasnya.

Ditambahkan, sesuai hasil rapat koordinasi, pemkab bakal menyewa gedung di Mojokerto untuk tempat pelaksanaan tes CPNS dan seleksi PPPK. Sebab menurutnya, tempat di Jombang belum ada yang memadai. ”Sama seperti tahun lalu, seleksi CPNS dan PPPK tahun ini kita tetap menggunakan cost sharing dengan Mojokerto. Jadi nanti pelaksanaannya di sana,” pungkas mantan Camat Mojoagung ini.  

Untuk diketahui, rekrutmen CPNS tahun ini Pemkab Jombang mendapat alokasi 803 dari 962 formasi yang diajukan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Kebutuhan paling banyak tenaga guru PPPK dengan kuota sebanyak 470 orang, tenaga kesehatan 277 orang, dan tenaga teknis 56 orang. Untuk guru semuanya PPPK. Tidak ada yang CPNS. Namun untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis ada yang CPNS dan ada yang PPPK.

(jo/fid/naz/JPR)

 TOP