alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Siapkan Pelajaran dari Puslatda, membela tim takraw Jatim di PON 2021

16 Juli 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

TENDANG: Rini Susanti saat latihan di lapangan tenis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

TENDANG: Rini Susanti saat latihan di lapangan tenis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Share this      

JOMBANG – Tidak mudah menjalankan kewajiban sebagai atlet sekaligus guru. Namun dua hal ini bisa dijalankan dengan baik oleh Rini Susanti,26. Guru PJOK SMPN  1 Peterongan ini sekarang sedang menghuni Puslatda persiapan membela tim takraw Jatim di PON 2021. ’’Saya biasanya menyiapkan materi pelajaran siang atau malam hari. Karena pagi dan sore  harus latihan,’’ kata atlet kelahiran Trenggalek 10 Mei 1995 ini, kemarin.

Sejak Juni dai masuk Puslatda di Dinas Pendidikan Jatim. ’’Harus tinggal di asrama,’’ jelasnya. Program latihannya sangat padat. ’’Senin-Sabtu full latihan pagi dan sore,’’ ucapnya. Pagi biasanya pukul 06.00-09.00. Kadang pukul 08.00-11.00. Sorenya, pukul 15.00-17.15. ’’Menu latihannya kombinasi. Fisik dan teknik,’’ jelasnya.

Di PON nanti dia akan bermain di dua nomor, double dan quadrant. Double mempertandingkan dua lawan dua. Sedangkan quadrant, empat lawan empat.

Baca juga: Bak Kontrol Proyek Jembatan Baru Ploso Jombang Tak Diperbaiki

’’Jatim menargetkan emas di dua nomor tersebut,’’ bebernya. Sehingga harus berlatih keras.

Sebagai guru PNS, dia juga terikat kewajiban mengajar 24 jam sepekan. ’’Saya pegang delapan kelas,’’ ungkapnya. Karena masih daring, dia menyiapkan bahan ajar dari jauh. Pada siang atau malam hari. ’’Saya selalu berusaha menyiapkan materi paling lambat H-1, agar maksimal,’’ terangnya. Sehingga saat jam pelajaran esok hari, dia bisa menyampaikan materi secara baik.

Di tim takraw Jatim, dia biasa menempati posisi  feeder. Tugasnya, melempar bola untuk servis, mengumpan, smash dan blok.

Lulusan SMANOR dan Unesa ini sudah dua kali tampil PON. Pada PON Riau 2012, dia juara satu tim putri dan  juara tiga hoop putri. Lalu pada PON Jabar 2016, juara satu dobel.

Pada 2018 dia sempat juara satu road to Asian Games 2018 nomor dobel dan quadrant. Serta pada 2019 juara satu pra PON di Kalimantan Utara nomor dobel.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP