alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Terkait Maraknya Mayat Bayi di Sungai, Penyelidikan Polisi Masih Buram

09 Juli 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Terkait Maraknya Mayat Bayi di Sungai, Penyelidikan Polisi Masih Buram

Share this      

JOMBANG – Maraknya kasus dugaan pembuangan bayi hingga kini belum terungkap. Upaya penyelidikan yang dilakukan kepolisian belum membuahkan hasil signifikan. Polisi berdalih masih menunggu hasil visum.

”Kendalanya di rumah sakit. Di sana kan banyak jenazah Covid, petugasnya masih fokus di sana, sampai saat ini belum bisa dilakukan visum et repertum (VER),” terang AKP Teguh Setiawan, Kasatreskrim Polres Jombang.

Karena belum mengantongi hasil visum, upaya penyelidikan pun belum bisa maksimal. ”Ya karena belum ada VER kita belum bisa mengidentifikasi apapun untuk kondisi dan penyebab kematian bayinya,” lanjutnya.

Baca juga: Hari Kelima PPKM, Seluruh PJU Kota Jombang Dipadamkan

Kendati demikian, pihaknya sudah bergerak melakukan penyelidikan. ”Kita coba lidik dari titik penemuan mayat bayi,  kita tarik mundur ke belakang sepanjang aliran sungai. Juga kita berusaha melakukan pendataan ibu hamil juga informasi yang dicurigai,” pungkasnya.

Untuk diketahui, memasuki awal Juli, marak ditemukan mayat bayi di sungai. Pada Sabtu (3/7) warga Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito digegerkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di got.

Diduga jasad bayi yang ditengarai masih baru dilahirkan sengaja dibuang setelah dilahirkan.

Selanjutnya, pada Senin (5/7) siang, warga digegerkan dengan temuan dua mayat bayi nyangkut di cek dam aliran sungai Watu Turi, Desa Glagahan, Kecamatan Perak.

Saat ditemukan, bagian tali pusar kedua mayat bayi masih belum dilepas. Diduga kedua mayat bayi sengaja dibuang orang yang tidak bertanggung jawab setelah dilahirkan.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP