alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Polisi Terus Dalami BUMDes Gambiran Mojoagung Jombang

01 Juli 2021, 08: 37: 10 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan

Share this      

JOMBANG – Langkah Satreskrim Polres Jombang mendalami dugaan penyimpangan BUMDes dan pendapatan asli desa (PAD) Gambiran, Kecamatan Mojoagung hingga kini masih berlanjut. Usai memeriksa salah satu perangkat, penyidik sudah mengagendakan pemeriksaan lanjutan.

”Masih berlanjut, kita masih terus dalami,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan, Selasa (29/6) kemarin.

Baca juga: Istri Mantan Bupati Jombang Nyono Suharli Berpulang

Lantas apakah pihaknya juga akan menjadwalkan pemanggilan terhadap Kepala Desa Gambiran, lagi-lagi Teguh menjawab singkat. ”Masih kita dalami, permintaan klarifikasi,” singkat Teguh.

Sementara itu, langkah polisi mendalami badan usaha milik desa (BUMDes) Gambiran, Kecamatan Mojoagung mendapat respons dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang. Yang menyebut ada kerja sama antara disdagrin dengan BUMDes terkait pengelolaan parkir dan ponten pasar Mojoagung.

Bambang Nurwijanto, Kepala Disdagrin Jombang membenarkan ada kerja sama antara pihaknya dengan BUMDes Gambiran. Kerja sama sudah berlangsung sejak puluhan tahun. ”Untuk di Pasar Mojoagung itu memang kita hanya mengambil retribusi pedagang saja. Kalau parkir dan ponten dikelola BUMDes Gambiran seluruhnya, sudah sejak awal pasar itu ada,” terang Bambang kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, Bambang menjelaskan BUMDes Gambiran bertugas mengelola seluruh lahan parkir di dalam Pasar Mojoagung. Selain itu juga mengelola kebersihan ponten di dalamnya. ”Dari hasil pengelolaannya itu, BUMDes Gambiran harus menyetorkan uang ke Pemkab Jombang sebagai bagi hasil,” terangnya.

Besarannya pun telah ditentukan. Bambang menjelaskan untuk dua pengelolaan itu, BUMDes Gambiran harus menyetor uang sekitar Rp 18.450.000 setiap bulannya ke pemkab. ”Rinciannya, 2021 ini, untuk parkir itu Rp 15.950.000 dan Rp 2.500.000 untuk setoran pengelolaan ponten. Seluruhnya disetorkan seluruhnya ke rekening kabupaten,” lontarnya.

Besaran itu, juga disebut Bambang terus naik setiap tahunnya berdasarkan perhitungan timnya. Pihaknya, juga mengaku tak pernah tahu berapa uang yang didapat BUMDes Gambiran setiap bulannya dari penarikan retribusi parkir dan jasa ponten.

Ia juga tak pernah tahu berapa pendapatan yang didapat BUMDes Gambiran tiap bulannya. ”Karena kita terima bersih dari sana (BUMDes Gambiran,Red), tidak ada karcis, tidak ada insentif untuk pekerja, karena semua sudah tanggungan BUMDes kan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, diam-diam Satreskrim Polres Jombang tengah mendalami pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes) dan pendapatan asli desa (PAD) di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung. Sebagai langkah, penyidik bahkan sudah melakukan pemanggilan pihak terkait.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, Senin (21/6) penyidik tindak pidana korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Jombang resmi meluncurkan surat pemanggilan kepada salah satu unsur perangkat desa Gambiran berinisial YM.

Dalam surat itu, YM diminta datang ke Polres Jombang Senin (21/6) siang. Perihalnya didengar keterangannya / klarifikasi tentang dugaan penyalahgunaan dalam pengelolaan dan BUMDes dan PAD Desa Gambiran tahun anggaran 2020 dan 2021.

Selain itu, YM juga diminta membawa foto Copy APBDes tahun anggaran 2019, 2020, dan 2021. Termasuk membawa SK jabatan selaku buku rekening desa. ”Informasinya demikian, pemanggilannya siang tadi (kemarin, Red). Kabarnya dipanggil terkait pengelolaan BUMDes,” terang salah satu warga Kecamatan Mojoagung.

Saat dikonfirmasi, Jupri Kepala Desa Gambiran tak menampik soal pemanggilan salah satu perangkat desanya oleh penyidik Polres Jombang. ”Informasinya memang demikian (Ada yang dipanggil polisi,Red) tapi siapa-siapanya yang datang saya tidak tahu, saya kebetulan tadi rapat di Kabupaten,” ungkap Jupri, Senin (21/6) sore.


(jo/riz/jif/JPR)

 TOP