alexametrics
Senin, 26 Jul 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

PPDB Jenjang SMA/SMK di Jombang, Tak Semua Pagu Sekolah Terpenuhi

19 Juni 2021, 18: 14: 10 WIB | editor : Rojiful Mamduh

PPDB Jenjang SMA/SMK di Jombang, Tak Semua Pagu Sekolah Terpenuhi

Share this      

JOMBANG –  Usai tahapan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) ditutup, tidak semua pagu sekolah jenjang SMA/SMK terpenuhi. Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Provinsi Jawa Timur Kabupaten Jombang masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) terkait pemenuhan pagu termasuk kepastian sekolah-sekolah yang belum terpenuhi pagunya.

Kepala Cabdin Provinsi Jatim wilayah Kabupaten Jombang Trisilo Budi Prasetyo menyampaikan, saat ini pihaknya masih fokus pada tahap daftar ulang secara online bagi siswa yang dinyatakan lolos PPDB. ”Jadi untuk teknisnya bagiamana pemenuhan pagu, kita belum menerima petunjuk dari Dinas Pendidikan provinsi Jawa Timur. Saat ini semua sekolah masih fokus daftar ulang secara online mulai tanggal 14 Juni hingga 19 Juni mendatang,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Dia menambahkan, sejauh ini juga belum menerima pemberitahuan baik dari sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi terkait sekolah yang kekurangan pagu. Namun ia tak menampik jika ada sejumlah sekolah khususnya SMK yang pagunya belum terpenuhi. Salah satunya SMKN Wonosalam yang kekurangan 13 siswa. ”Untuk teknis pemenuhannya nanti kita menunggu dari Pronvinsi dahulu,” terangnya.

Baca juga: Lahan di Desa Kendalsari Sumobito Jombang Berproses

Menurutnya, kekurangan pagu sekolah baru akan diketahui setelah tahapan daftar ulang. ”Ya nanti baru diketahui jika ada peserta didik yang tidak melakukan daftar ulang pada tanggal yang ditentukan,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMAN 1 Jombang Fatoni menjelaskan, saat ini pihaknya masih fokus daftar ulang online. ”Baru setelah itu, siswa yang sudah melakukan daftar ulang online, diwajibkan melakukan konfirmasi pendaftaran pada tanggal 21 – 30 Juni dengan membawa berkas persyaratan ke sekolah,” ujar dia.

Saat siswa datang ke sekolah, ia mengaku sudah menyiapkan skema agar tidak terjadi kerumunan di lingkungan sekolah. Yakni dengan membagi siswa yang datang dengan beberapa tahap misalnya. ”Kita mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19. Apalagi saat ini Kecamatan Jombang berstatus zona merah. Sehingga kita harus lebih berhati-hati,’’ tandasnya.

Dia menambahkan, pada tahap pendaftaran kemarin total ada 315 siswa yang mendaftar. Jika dalam waktu tersebut siswa tidak melakukan daftar ulang maupun konfirmasi ke sekolah, maka akan dianggap gugur. Namun sebelumnya pihak sekolah akan melakukan beberapa upaya termasuk konfirmasi kepada siswa yang bersangkutan. ”Baru setelah itu nanti kita ketahui kekurangan pagu,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Singgih Susanto Kepala SMAN 3 Jombang. Dia menyampaikan, saat ini masih fokus daftar ulang online. ”Kita masih menungg daftar ulang online selesai,’’ ujar dia.

Namun demikian, jika dalam tahap ini ada siswa yang tidak melakukan daftar ulang, maka akan dibiarkan tidak terpenuhi. Seperti tahun sebelumnya, total kekurangan pagu di SMAN 3 Jombang ada delapan siswa. ”Tahun kemarin ada 8 anak yang tidak daftar ulang dan semua kami sudah membuat surat pernyataan kepada tidak dimasuki,” pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP