alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Satu Keluarga di Gudo Positif Covid-19

11 Juni 2021, 08: 15: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Satu Keluarga di Gudo Positif Covid-19

Share this      

JOMBANG – Kasus baru Covid-19 di Jombang masih terus bermunculan. Kali ini, empat orang yang masih satu keluarga di Kecamatan Gudo dinyatakan positif terpapar virus korona. Sebagai langkah pencegahan, petugas segera melakukan tracing.

Thonsom Pranggono, Camat Gudo membenarkan terkait empat warganya positif terjangkit virus korona. ”Jadi itu dari Desa Spanyul. Mereka ini satu keluarga,” kata Thonsom dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (10/6).

Dia pun belum bisa memastikan dari mana mereka terpapar. Hanya saja dari informasi yang dia terima, sebelumnya kepala keluarga sudah lebih dulu terjangkit virus dan menjalani isolasi mandiri di rumah. ”Awalnya ini bapaknya, sekarang dia sudah negatif. Tinggal empat orang, mereka ini anak dan cucu bapaknya itu,” imbuh dia.

Baca juga: Kontraktor: Kerusakan karena Over Tonase Kendaraan

Sebagai tindak lanjut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan (Dinkes) terkait pelaksanaan tracing. ”Bapaknya ini kerja di Pasar Cukir, sementara anaknya ini kerja di Pasar Gudo. Besok (hari ini, Red) dilakukan tracing ke orang-orang terdekat,” terang Thonsom.

Ditanya apakah kepala keluarga yang saat ini sudah dinyatakan negatif Covid-19 sebelumnya isolasi mandiri di rumah, Thonsom tak menampik. ”Semuanya isoman (isolasi mandiri),” pungkas dia.

Dari data yang dirilis Dinas Kesehatan Jombang, per Kamis (10/6) wilayah Kecamatan Gudo masuk kategori zona oranye dengan angka kasus aktif mencapai tujuh kasus.

Sementara itu Budi Winarno Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang mengakui, dari lima tambahan kasus baru, empat di antaranya berasal dari Kecamatan Gudo. ”Jadi secara kumulatif terkonfirmasi sebanyak 4.821 orang yang sebelumnya 4.816 orang. Hari ini (kemarin, Red) ada tambahan 5 orang. Masing-masing 1 dari Kecamaan Peterongan dan 4 orang dari Kecamatan Gudo,” sebut Budi.

Sementara untuk kasus sembuh lanjut dia, terdapat satu orang dari Kecamatan Diwek. Sehingga secara kumulatif terdapat 4.276 orang dinyatakan sembuh. ”Sementara untuk terkonfirmasi meninggal 523 orang,” imbuh dia sembari menyebutkan.

Dari laporan dinkes, per Kamis (10/6) tercatat ada 22 orang dirawat. ”Jadi 7 orang isolasi mandiri, 15 orang di rumah sakit,” pungkas Budi.

Data yang dihimpun, terhitung sejak awal Juni, tercatat ada penambahan 30 kasus baru dan lima kasus meninggal dunia dan 30 kasus dinyatakan sembuh.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP