alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Kontraktor: Kerusakan karena Over Tonase Kendaraan

11 Juni 2021, 08: 35: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

JEBOL: Kondisi salah satu bak kontrol di jalan Raya Ploso- Gedek jebol membahayakan pengguna jalan (9/6).

JEBOL: Kondisi salah satu bak kontrol di jalan Raya Ploso- Gedek jebol membahayakan pengguna jalan (9/6).

Share this      

SEMENTARA itu, PT Waskita Karya, selaku kontraktor proyek jembatan Ploso baru tak menampik munculnya sejumlah kerusakan pada permukaan jalan baru itu. Pihaknya berdalih, kerusakan itu dipicu over tonase kendaraan.

”Jadi (terkait kerusakaan,Red) tadi (9/6) siang sudah ada action untuk perbaikan, jadi kita bikin tutup (pengganti,Red) kan ada prosesnya lagi ya,” terang Bangun Wicaksono Site Administration Manager PT Waskita Karya.

Dia pun tak menampik dampak kerusakan jalan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Terlebih dengan volume arus kendaraan yang setiap harinya sangat besar di wilayah Ploso dan sekitarnya. ”Memang sedikit menghambat, load kendaraan kan sudah tinggi ya, tapi nanti kalau diperbaiki itu akan lebih lancar lah,” lanjutya.

Baca juga: Dicecar Majelis Hakim, Tito Mengaku Salah

Disinggung terkait dugaan kerusakan dipicu kualitas material bak kontrol yang rendah, dia menampik. ”Kalau spek, setahu saya kita untuk masang itu nggak sembarangan, ada koordinasi dan supervisi dari konsultan. Harusnya nggak di bawah spek,” lontarnya.

Menurutnya, kerusakan itu lebih disebabkan tonase kendaraan. Terlebih pembangunan jalan di atas saluran itu sifatnya masih bukan jalan sempurna. ”Jadi itu lapisannya kan memang masih box culvert kemudian LC (Land Concrete) saja, belum ada rigidnya di atas,” imbuhnya.

Dengan kondisi itu, jalan itu harusnya  hanya boleh dilalui kendaraan dengan tonase tak lebih dari delapan ton. Pihaknya beralasan, masih banyak kendaraan besar dengan tonase melebihi itu melintas, sehingga memicu kerusakan. ”Kita kan juga sudah koordinasi dengan pihak terkait, dishub, lantas juga terkait pemasangan rambu. Tapi kendaraan tonasenya besar masih melewati situ, apalagi truk pembawa pasir itu,” tambahnya.

Saat disinggung soal rencana perbaikan, Bangun memastikan perbaikan akan dilakukan kembali di lokasi itu. Penutup yang rusak, akan diperbaiki kembali. Ia juga menjanjikan perbaikan akan dilakukan dengan material yang lebih baik dan kuat. ”Untuk perbaikan yang bolong itu, masih harus menunggu dua harian lagi lah, karena harus menunggu umur betonnya juga,” pungkasnya.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP