alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri
Masjid Al Furqaan

Awalnya Musala Bambu

11 Juni 2021, 08: 35: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Awalnya Musala Bambu

Share this      

SEBELUM Masjid Al Furqaan berdiri megah, di lokasi yang sama, dulu adalah bangunan musala yang terbuat dari bambu. Musala bambu ini dibangun 1950 lalu. ”Dulunya musala, bukan masjid besar seperti ini,” kata Akhsin lagi.

Meski terbuat dari bambu, musala ini bertahan hingga puluhan tahun, dan mengalami renovasi kali pertama tahun 2000-an. ”Dari bambu diubah menjadi tembok pada tahun 2000. Itu pun musalanya kecil seperti musala adat Jawa,” tambahnya.

Setelah ada kesepakatan bersama dengan masyarakat, kemudian sekitar 2017 dirombak total. Tidak ada lagi bangunan yang terbuat dari bambu. Kubah musala yang lama juga disumbangkan ke musala dusun sebelah. Begitu juga mimbar masjid disumbangkan ke masjid di Kecamatan Kandangan.

Baca juga: Darurat, Numpang Tiang Listrik

”Jadi tidak ada peninggalan barang dari musala satupun,” ungkap dia. Kendati demikian, untuk kegiatan keagamaan musala tetap dipertahankan. Selain digunakan untuk salat lima waktu, masjid juga tetap digunakan untuk pengajian rutin seminggu sekali. ”Seperti dibaan, yasinan dan lainnya tetap dilakukan,” pungkas Akhsin.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP