alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Irigasi Mengering, Gunakan Mesin Pompa

Sebut Terputus di Perak

11 Juni 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

KURAS BIAYA KURAS TENAGA: Dengan memasang mesin pompa air ini operasional yang dikeluarkan petani lebih banyak.

KURAS BIAYA KURAS TENAGA: Dengan memasang mesin pompa air ini operasional yang dikeluarkan petani lebih banyak.

Share this      

JOMBANG – Kondisi irigasi yang mengering dalam beberapa hari terakhir, membuat sejumlah petani di Dusun Candisari, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mulai menggunakan pompa air untuk pengairan sawah. 

Salah satunya dilakukan Samuji petani setempat, yang  memanfaatkan sumur bor untuk pengairan sawah. Hal ini dilakukan sejak seminggu terakhir. ”Ini sudah kali ke empat, ndesel sawah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Dia terpaksa memakai mesin pompa lantaran kondisi irigasi pertanian di tempatnya mengering. Tak ada lagi air yang mengalir. ”Tanaman padi berusia 20 hari, sekarang waktunya mengairi. Kalau tidak begitu, tanaman bisa kering,” imbuh dia.

Baca juga: Diberlakukan Satu Arah

Sumur bor yang berada di pojok sawah kembali difungsikan. Mesin pompa yang sebelumnya disimpan di rumah, kini dibawa kembali ke sawah. ”Pokoknya sudah hampir satu mingguan,” sambungnya.

Samuji tak sendiri, beberapa sawah milik petani lainnya juga melakukan hal sama. Sedikitnya, ada dua mesin pompa yang diletakkan di area sawah. ”Kalau ini beda, mesin pompa milik tetangga untuk mengairi sawah sebelah,” tambah dia sembari menunjuk pompa lainnya.

Sementara itu, Sugeng Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kesamben, tak menampik bila  pengairan untuk kebutuhan petani sempat tersendat. ”Jadi bukan kendala, ada kebocoran di wilayah atas. Waktunya giliran di Pojokrejo dan Kesamben akhirnya terlambat,” jelasnya.

Dia menyebut, pengairan sawah di Kecamatan Kesamben berasal dari Kabupaten Kediri yang terputus di Perak, lantaran  air datang dari Mrican Kanan Kediri. “Panjangnya 60 kilometer dari Kesamben,” imbuh dia.

Adanya kebocoran itula yang mengakibatkan jatah pengairan sawah di wilayah Kesamben menjadi tidak lancar. ”Tapi Alhamdulillah, sudah kita laporkan dan sekarang air bisa sampai ke Pojokrejo,” pungkasnya.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP