alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh
Hj WE Tjitrawatie SH, MSi

Seimbangkan Duniawi dan Ukhrowi

10 Juni 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Hj WE Tjitrawatie SH, MSi menjabat Ketua TP PKK RW 03 Kelurahan Kepanjen

Hj WE Tjitrawatie SH, MSi menjabat Ketua TP PKK RW 03 Kelurahan Kepanjen

Share this      

SETELAH purna tugas, kegiatan Oci masih padat. Untuk mengimbangi kegiatannya yang bersifat duniawi, Ia tetap mengikuti kegiatan religi seperti pengajian untuk kebutuhan akhiratnya.

”Alhamdulillah saya punya beberapa komunitas pengajian, di LDII, Fatayat NU, Muslimat NU. Alhamdulillah kegiatan dunia dan akhirat Insya Allah seimbang,” katanya.

Lebih dari itu, ia selalu punya ide untuk menata desain rumahnya yang berada di gang tak begitu besar. Dari depan rumahnya tampak asri, banyak tanaman bunga. Dua mobil terlihat parkir di depan rumah. Di sisi selatan, ada sanggar senam yang tak terlalu besar, lengkap dengan kaca besar yang tertempel di dinding.

Baca juga: Tender Melalui Vendoriza

Hj WE Tjitrawatie SH, MSi bersama suami

Hj WE Tjitrawatie SH, MSi bersama suami

Masuk ke dalam, terdapat dua ruang tamu yang sangat luas. Karena hanya tinggal berdua dengan suaminya, lantaran dua anaknya tinggal di luar kota, Cici sering meminta kegiatan masyarakat berlangsung di rumahnya. Apalagi, kini ia menjabat sebagai Ketua TP PKK RW 03 Kelurahan Kepanjen.

”Pada 5 Juni lalu saya memberi hadiah kepada warga yang paling pagi memasang bendera 1 Juni hari lahir Pancasila,” akunya. Hal ini dilakukan sebagai upaya memotivasi warga agar lebih mencintai dan menghormati jasa pahlawan dan pejuang bangsa. “Rumah ini terbuka untuk siapa saja karena kegiatan bisa di ruang tamu,” ungkap dia.

Kesibukan usai purna ia isi dengan olahraga, berorganisasi, pengajian, dan tak lupa merawat tubuhnya agar tetap sehat dan cantik. Cici sendiri memiliki perawakan badan yang mungil. Meski begitu, ia terlihat awet muda. Padahal perawatan yang ia gunakan alami. Facial dua bulan sekali dengan bahan alami.

Dari dalam ia suka mengonsumsi sayuran mentah yang diolah menjadi kudapan trancam. Mulai daun kenikir, beluntas, kacang mentah, simbukan dan kecambah. ”Wah itu saya sangat suka sekali, saya juga suka minum jamu,” tambahnya sambil tertawa.

Untuk perawatan kulit, ia menggunakan biji bunga pukul empat. Ditumbuknya biji bunga itu kemudian dipakai sebagai hand body. Bunga kemuning juga bisa dibuat hand body alami. Caranya, daun dan bunga dijemur hingga kering. Setelah itu diblender sampai menjadi serbuk. Ditambah air sedikit lalu dibalurkan ke tubuh. ”Itu sangat bagus sekali, mungkin belum banyak orang yang tahu. Saya sudah membuktikan sendiri,” pungkasnya.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP