alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Kunjungi Sentra Vaksin Serviam

Menko Airlangga Ajak Warga Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

10 Juni 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Menko Airlangga Ajak Warga Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Share this      

JAKARTA – Pemerintah terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi guna mengejar target herd immunity (kekebalan kelompok). Salah satunya dengan memperbanyak sentra vaksin. Sejalan dengan itu, Sekolah Santa Ursula, dan Sekolah Santa Maria menggagas terbentuknya Sentra Vaksinasi Serviam (SVS). Kegiatan ini mendapat apresiasi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Pada Rabu (09/06) siang, Menko Airlangga yang sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengunjungi SVS yang bertempat di gedung Sekolah Santa Ursula di Lapangan Banteng Utara, Jakarta.

Dalam kunjungannya, Menko Airlangga meninjau proses pelaksanaan vaksinasi dan berbincang dengan masyarakat peserta vaksinasi mengenai kondisi terkini terkait penanganan Covid-19. ”Penangangan Covid-19 sudah semakin baik, sehingga kasus kesembuhan meningkat. Namun memang ada kenaikan di second tier cities karena dampak dari mudik yang sebetulnya sudah diantisipasi oleh pemerintah dengan melakukan penyekatan dan isolasi,” terangnya.

Baca juga: Indonesia jadi Tuan Rumah Presidensi G20

Airlangga menekankan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan. ”Covid ini perlu diwaspadai, jadi masyarakat jangan kasih kendor. Karena di beberapa daerah, khususnya di Jawa Barat tingkat kedisiplinan penggunaan masker sudah mulai turun di bawah 60%. Jadi ini yang terus kita dorong, bahwa walaupun sudah divaksin tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tandas Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Mengenai perkembangan perekonomian Indonesia saat ini, Airlangga menegaskan bahwa perekonomian mulai pulih. ”Indikator yang dapat dilihat di antaranya melalui dana yang bersirkulasi naik dibandingkan tahun lalu. Selain itu, purchasing managers’ index mencapai angka 55,3, indeks keyakinan konsumen juga meningkat,” ujar Airlangga.

Terkait ketersediaan vaksin, Airlangga menyatakan bahwa pengadaan vaksin saat ini sudah mencapai jumlah sekitar 90 juta. ”Memang sebagian dari persediaan itu adalah bahan baku, sehingga kalau di proses di Bio Farma membutuhkan waktu. Namun pemerintah memastikan vaksin akan terus berdatangan, karena itu pemerintah daerah tidak perlu khawatir akan kekurangan stok dan jangan sampai menyimpan stok,” tegas Airlangga.
untuk diketahui, SVS resmi dibuka pada Sabtu, 30 Maret 2021 dan berlangsung hingga 30 Juni 2021. SVS didirikan keluarga besar alumni tiga sekolah yang masing-masing diketuai oleh Angela Basiroen Alumni Sekolah Santa Ursula, Timotheus Lesmana alumni Sekolah Santa Theresia, dan Gina Sutono alumni Sekolah Santa Maria.
Timotheus Lesmana yang akrab disapa Timo ini menyatakan apresiasinya atas dukungan Menko Airlangga. ”Kami sangat senang bahwa Bapak Menko Airlangga sudah memberi perhatian dan menyempatkan berkunjung ke Sentra Vaksinasi Serviam. Bagi kami ini penyemangat karena kami diperhatikan pemerintah. Harapan kami, kehadiran bapak membuat kami semakin dikenal dan semakin banyak yang mendaftar untuk vaksin, sehingga percepatan vaksinasi segera terealisasi. Dukungan agar Sentra Vaksinasi Serviam dapat tetap bekerja dengan baik tentu juga kami harapkan,” tandasnya.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SVS berlangsung atas kerja sama dengan pemerintah, di bawah tanggung jawab Dinas Kesehatan DKI, khususnya pihak Puskesmas Sawah Besar. Secara khusus, kategori target penerima vaksin Covid-19 di SVS di antaranya, lansia di atas 60 tahun, pendidik, tokoh agama, dan kaum difabel.
Sampai dengan 2 Juni, SVS sudah melakukan vaksinasi kepada kurang lebih 17.000 akseptor dengan melibatkan jumlah relawan yang terdiri tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 150 orang, dan non-nakes sebanyak 450 orang (termasuk guru dan suster). ”Adapun target jumlah penerima vaksin di SVS adalah sebanyak 30.000 akseptor,” singkat Timo.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP