alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Menko Airlangga Gandeng Perguruan Tinggi

Indonesia jadi Tuan Rumah Presidensi G20

09 Juni 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Indonesia jadi Tuan Rumah Presidensi G20

Share this      

JAKARTA- Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia tahun depan. Berbagai persiapan terus dimatangkan, salah satunya menggandeng perguruan tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Bidang Sherpa Track Presidensi G-20 Indonesia mengatakan, kolaborasi dengan komunitas pendidikan merupakan langkah inklusif dari pemerintah untuk menyertakan setiap komponen bangsa dalam mendukung prioritas G-20 di bawah Presidensi Indonesia tahun depan.

“Perguruan tinggi, dalam hal ini UI dan UPH, akan mengisi ruang diskusi dan kontribusi intelektual untuk penajaman substansi yang akan dibawa oleh Indonesia pada G20 tahun depan,” ujar Menko Airlangga, di Jakarta, usai penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pelita Harapan (UPH), Senin (7/6). 

Baca juga: MI Sulaimaniyah, Kauman, Mojoagung Bertabur Prestasi

PKS tersebut ditandatangani oleh Staf Ahli Menko Perekonomian Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam (SDA) Kemenko Perekonomian yang sekaligus Co-Sherpa G20 Indonesia Raden Edi Prio Pambudi, Rektor UI Ari Kuncoro, dan Rektor UPH Jonathan L. Parapak.

Selain disaksikan oleh Menko Perekonomian, proses penandatanganan juga dihadiri oleh Co-Sherpa G20 Indonesia Staf Khusus Menlu Bidang Penguatan Program-Program Prioritas Dr. Dian Triansyah Djani, Ketua Majelis Wali Amanat UI Saleh Husin, jajaran Eselon I Kemenko Perekonomian, serta perwakilan dari UI dan UPH.

Airlangga yang juga Ketua DPP Partai Golkar berharap ke depan bisa menggandeng universitas lain. "Terkait dukungan Presidensi G-20, UI dan UPH merupakan pionir salah satu yang pertama menandatangani kerja sama dan kita berharap ini bisa membuka peluang dengan perguruan tinggi yang lain, " Tegas Airlangga. 

Airlangga yang ditunjuk sebagai pemimpin Sherpa Track mengatakan, Presidensi G20 pada 2022 akan mengambil tema 'Recover Together, Recover Stronger' sesuai situasi perekonomian dunia yang sedang melawan pandemi Cobid-19.

"Tema besar Presidensi G20 didukung oleh beberapa prioritas dan produktivitas, ketahanan, dan stabilitas, serta keberlanjutan dari pertumbuhan yang sifatnya inklusif. Prioritas tersebut juga memperhatikan kemitraan dengan berbagai stakeholder dan kepemimpinan kolektif global," jelasnya.

Dia mengatakan, Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menjadi anggota G20 hingga bisa menjadi tuan rumah. Keputusan ini maju satu tahun lebih awal dari rencana 2023 setelah India mengajukan pertukaran.

"G20 merupakan forum ekonomi yang menjadi representasi dari perekonomian dunia dan hampir 75% perdagangan dunia ada di G20 dan 80% investasi global juga ada di G20, serta 2/3 populasi dunia ada di negara2 G-20," beber Airlangga.

Ruang lingkup perjanjian kerja sama dengan universitas ini meliputi, pendirian pusat studi riset kajian, penyediaan ahli pakar dalam pelaksanaan Presidensi G20, program mentorship, penyediaan praktisi untuk kuliah umum, penyediaan fasilitas dan dukungan untuk kegiatan penelitian, hingga penyelenggaraan program magang bagi para mahasiswa yang akan membantu penyelenggaraan Presidensi G20.

"18 mahasiswa program magang yang adalah 14 mahasiswa UPH, 2 mahasiswa UI, dan 2 mahasiswa magang dari Bina Nusantara. Program magang ini jadi pemantik awal dalam mendukung penyelenggaraan Presidensi G20 ini," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso dalam kesempatan.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP