alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

PPDB 2021 Wujudkan Pemerataan Pendidikan

Dilaksanakan Objektif, Transparan

09 Juni 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Hj Mundjidah Wahab Bupati Jombang

Hj Mundjidah Wahab Bupati Jombang

Share this      

JOMBANG - Di bawah kepemimpinan Bupati Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 bakal berjalan kondusif. Upaya pemerataan pendidikan di Kabupaten Jombang terus dilakukan. Salah satunya, memberi kuota sebanyak 50 persen jalur zonasi pada PPDB jenjang SMP.

Bupati Hj Mundjidah Wahab menyampaikan, PPDB tahun ini dilaksanakan berdasar tiga asas, yakni objektif, transparan dan akuntabel. ”Objektif artinya PPDB baru harus memenuhi ketentuan umum, transparan artinya pelaksanaan PPDB bersifat terbuka dan dapat diketahui oleh masyarakat luas, terutama orangtua atau wali peserta didik,” katanya.

Hal ini untuk menghindari penyimpangan yang mungkin terjadi. Adapun akuntabel, artinya dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. “Mulai dari proses, prosedur maupun hasilnya,’’ ujarnya saat ditemui, kemarin (8/6).

Baca juga: DPRD Apresiasi Positif

Bupati menyampaikan, pada PPDB SMP terdapat empat jalur yang bisa diplih. Masing-masing, jalur zonasi dengan kuota 50 persen, jalur afirmasi dengan kuota 15 persen, jalur perpindahan tugas orang tua/wali dengan kuota 5 persen dan jalur prestasi dengan kuota 30 persen. ”Untuk jalur zonasi memang kuota kita berikan lebih besar dari jalur lain. Harapan kita, pemerataan pendidikan dapat terwujud secara maksimal,’’ tambahnya.

Dia mengimbau, pada periode pemilihan sekolah PPDB jenjang SMP yang dilaksanakan 24 Juni-28 Juni, orang tua diminta menyesuaikan zonasi masing-masing. Sehingga tidak terjadi kegagalan maupun kecemburuan sosial. ”Harapan kita demikian, sehingga calon peserta didik tidak mengalami kegagalan mendaftar sekolah,’’ terang dia.

Bupati menyampaikan, upaya pemerataan kualitas SDM juga terus ditingkatkan. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, upaya pelatihan, diklat, workshop untuk peningkatan mutu dan kualitas SDM terus digencarkan. ”Karena guru-guru juga sudah dibagi, di daerahpun sudah diratakan. Jadi tidak ada istilah guru favorit atau sekolah favorit,’’ tandasnya.

Selain upaya peningkat SDM, Pemkab Jombang juga terus berupaya meningkatkan sarana prasarana penunjang pendidikan.  Tahun ini, pemkab menerima bantuan komputer untuk SD dan SMP dari Pemprov Jatim. ”Alhamdulillah, tahun ini kami kembali mendapat bantuan komputer. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat untuk mencetak generasi yang cerdas dan berkualitas,’’ pungkas orang nomor satu di Jombang ini.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP