alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Pasutri Asal Bangkalan Positif Covid-19, Waswas Varian Baru

RSUD Siapkan Ruang Khusus

09 Juni 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Pasutri Asal Bangkalan Positif  Covid-19, Waswas Varian Baru

Share this      

JOMBANG – Petugas RSUD Jombang dibuat waswas. Itu setelah rumah sakit pelat merah ini menerima dua pasien dari Kabupaten Bangkalan, Madura. Dari hasil uji swab, keduanya dinyatakan positif Covid-19. Sebagai antisipasi kemungkinan varian baru, keduanya dirawat di ruang khusus.

Keduanya IR, 34, dan istrinya RTS, 34. Saat dikonfirmasi, Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran tak menampik terkait keberadaan dua pasien Covid-19 asal Bangkalan, Madura. ”Jadi memang benar, ada dua orang, suami istri. Mereka asli warga Pesisir Sepuluh Bangkalan, Madura sesuai dengan KTP yang mereka bawa,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Dijelaskan, awalnya pihaknya mendapatkan rujukan dua orang pasien dengan keluhan Covid-19. Karena mengarah ke Covid-19, selanjutnya dilakukan uji swab. ”Yang jelas dua orang itu kiriman dari dokter praktik swasta ke RSUD Jombang. Kemudian setelah kami swab pasien menolak untuk dilakukan rawat inap,” tambahnya.

Baca juga: Dua Eks Kades Dituntut 5 Tahun Penjara

Pudji awalnya khawatir, soal dugaan varian baru Covid-19. Hal itu ditengarai dari daerah mereka berasal, yakni Bangkalan yang saat ini kasus Covid-19 meledak tinggi. ”Akhirnya hasil swab menyatakan mereka positif. Tanpa pikir panjang kami akhirnya koordinasi ke ibu bupati dan ibu bupati langsung menginstruksikan agar dievakuasi secara terpisah,’’ tambahnya.

Akhirnya, setelah menerima arahan bupati, kedua pasien yang terkonfirmasi Covid-19 diisolasi di ruang khusus terpisah dengan ruang isolasi Covid-19 lainnya. ”Karena ada kekhawatiran varian baru Covid-19, sehingga mereka kita rawat di tempat terpisah dengan pasien lainnya. Di ruang Gatot Kaca,” papar dia.

Sebagai tindakan, pihaknya juga sudah mengambil sampel genome kedua pasien. Karena tidak memiliki alat tes genome, akhirnya sampe dikirim ke Surabaya. ”Kalau dari Bangkalan kita khawatirnya kan varian baru itu ya,” terangnya.

Pudji menyatakan, ada beberapa jenis varian yang saat ini menular di beberapa negara.  Misalnya varian Covid-19 Alpa dari Inggris, Beta dari Afrika, Gama dri Brazil dan Delta dari India. Dari beberapa jenis itu, varian Beta adalah varian yang paling cepat menyebar dan varian Delta yang paling mematikan. ”Makanya kita harus tahu dulu, baru tim kami akan melakukan tata laksana sesuai dengan varian baru tersebut. Tapi yang jelas hasil PCR mereka positif Covid-19, tapi varian apa, kami belum bisa menjelaskan,” pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP