alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bupati Minta Alumnus Pelatihan Kepemimpinan Kembangkan Inovasi

08 Juni 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

BERPRESTASI: Bupati Hj Mundjidah Wahab mengapresiasi peserta pelatihan terbaik.

BERPRESTASI: Bupati Hj Mundjidah Wahab mengapresiasi peserta pelatihan terbaik.

Share this      

JOMBANG – Bupati Hj Mundjidah Wahab berharap para aparatur sipil negara (ASN) yang lulus pelatihan kepemimpinan, semakin bagus kinerjanya. Terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

’’Alumnus pelatihan kepemimpin harus mampu mengembangkan program inovasi terkini dalam rangka mencari solusi terhadap permasalahan yang ada di perangkat daerah. Sehingga mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di masing-masing perangkat daerah,’’ katanya saat menutup pelatihan kepemimpinan administrator angkatan I, kemarin.

Bupati mengucapkan selamat kepada para peserta pelatihan yang dinyatakan lulus semua. ’’Selamat kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan pelatihan dengan hasil sangat maksimal. Teruslah meningkatkan kompetensi dan terus berinovasi,’’ ucap bupati perempuan pertama di Jombang ini.

Baca juga: Tengarai Ada Oknum yang Membekingi

Ia juga meminta semua alumnus pelatihan membangun kerjasama yang baik antar organisasi perangkat daerah (OPD).  ’’Berikan kontribusi positif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Serta mewujudkan Jombang berkarakter dan berdaya saing,’’ tegasnya.

Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I tahun 2021 Provinsi Jawa Timur Pola Kemitraan di Kabupaten Jombang dilaksanakan selama 91 hari kerja. Mulai 16 Februari  hingga kemarin (7/6). Penutupan dihadiri Wakil Bupati Sumrambah,  Sekda Akhmad Jazuli dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur Aris Agung Paiwai.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Jombang Senen menyampaikan, pelatihan dilaksanakan  klasikal dan nonklasikal. Pelatihan klasikal (on campus) selama 31 hari (16 Februari – 19 Maret). Materinya agenda kepemimpinan pancasila dan nasionalisme. Agenda kepemimpinan kinerja, manajemen kinerja dan agenda aktualisasi epemimpinan. Untuk meningkatkan pemahaman, dilaksanakan studi lapangan (8-10 Maret). 

Pelatihan nonklasikal (off campus) selama 60 hari dilaksanakan (22 Maret – 29 Mei). Peserta mengimplementasikan aksi perubahan kinerja organisasi yang  dirancang di bawah pengawasan dan bimbingan mentor atau atasan langsung. Aksi perubahan kinerja organisasi merupakan inovasi peserta pelatihan yang menunjukkan kompetensi kepemimpinan dalam mengelola perubahan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Sebanyak 40 peserta pelatihan dinyatakan lulus semua. Peserta peringkat satu sampai lima mendapatkan piagam penghargaan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Mereka adalah Sugianto dengan judul aksi perubahan Peningkatan layanan kepegawaian melalui update data mandiri pada aplikasi siap ASN. Mulya (Peningkatan kualitas perencanaan program penanggulangan kemiskinan melalui sistem koordinasi digital terintegrasi (Sikodit) di Kabupaten Jombang).

dr Wahyu Sri Harini (Peningkatan kinerja pelayanan kesehatan penderita hipertensi melalui sistem deteksi dini (Early Warning System) dan budaya hidup sehat di Kabupaten Jombang). DR Rika Paur Fibriamayusi (Strategi supervisi berjejaring terhadap stakeholder pelaksana kebijakan pengupahan dalam rangka peningkatan kepatuhan persyaratan kerja). Serta Yuli Inayati dengan judul aksi perubahan Membangun si Ali menuju Sungai Jombang Bersih. (Pemkab Jombang)

(jo/jif/jif/JPR)

 TOP