alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget

Ada Ratusan Spesies Cantik di Green House Anggrek yang Humble

06 Juni 2021, 08: 35: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Ada Ratusan Spesies Cantik di Green House Anggrek yang Humble

Share this      

BAGI pecinta tanaman hias, ada banyak spesies yang bisa dibudidayakan di rumah. Anggrek misalnya, spesies dan varietas hibrida yang sangat beragam. Bukan hanya bentuk bunga, warna dan tampilan anggrek juga terlihat pada daun dan motif yang dihasilkan.

“Sudah ada ratusan spesies, budidaya anggrek ini saya lakukan sejak 2018 lalu,” kata drg Subandriyah, pecinta anggrek asal Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Awalnya, dia hanya mencoba beberapa jenis. Sempat mati karena tidak bisa berkembang.

Kecintaannya pada tanaman hias, membuat dia tidak menyerah begitu saja. Seiring perkembangan waktu, uji coba budidaya anggrek kembali dilakukan. Hasilnya, daun tumbuh subur dan berbunga sangat indah. “Ada yang beli bibit melalui online, ada yang langsung datang ke beberapa green house,” tutur ibu tiga anak ini. 

Baca juga: Tiga Perubahan Besar Masjid Kauman Mojoagung

Setiap spesies anggrek ditempatkan di media khusus. Bisa pakis dan bisa arang. Selain ditata di atas rak khusus, tak sedikit spesies yang digantung di tembok atau ditempel di pohon. Untuk mengenal jenis anggrek, ia selalu menempatkan nomor kode ID.

Ia menyebut, kode ID di anggreknya bersifat internasional. Jika di-klik maka bisa diketahui jenis spesies dan varietas yang dikembangkan. Apakah jenis anggrek lokal Indonesia atau dari luar negeri. Yang membuat mata tak berkedip, sajian bunganya warna warni menjuntai ke bawah.

“Perlu satu tahun untuk melihat tanaman anggrek bisa berbunga, tentu dengan perawatan khusus,” tutur perempuan yang menjabat Kepala Dinkes Jombang ini. Selain penyiraman rutin, ia selalu melakukan penyemprotan seminggu sekali. Pupuk yang digunakan selain untuk daun, juga untuk bunga.

Ia lantas menyebut beberapa jenis bunga anggrek di green house belakang rumahnya. Mulai dendrobium hybird, dendrobium keriting, vanda, dendro, cattelya, bulan, selop, monyet, kasut kumis, kebutan, sendok, bulan bintang, kerlip, jamrud, hartinah, jingga, ki aksara, larat, stuberi, callus vanda, serat, kantong kolopaking, pensil, pandan, tebu, dan anggrek hibrida.

Dari ratusan varietas anggrek itu terlihat yang paling mendominasi adalah dendrobium dan anggrek bulan. Warna dan perpaduan motifnya juga bermacam-macam. Semuanya indah dan cantik. “Bunga anggrek ini bisa bertahan dua tiga bulan,” pungkasnya.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP