alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Berkas Tersangka Galian C Dikembalikan Jaksa

01 Juni 2021, 21: 24: 00 WIB | editor : Rojiful Mamduh

AKP Teguh Setiawan, Kasatreskrim Polres Jombang

AKP Teguh Setiawan, Kasatreskrim Polres Jombang

Share this      

JOMBANG – Berkas Priyono, 51, tersangka kasus pertambangan ilegal di Kecamatan Ngoro dikembalikan ke penyidik kepolisian. Menyusul  hasil penelitian jaksa masih ditemukan kekurangan.

”Terkait berkas tersangka kasus galian C Ngoro masih P-19,” terang Kasipidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang Ahmad Jaya (31/5) kemarin.

Dia menambahkan, usai menerima pelimpahan berkas, pihaknya sudah melakukan penelitian. Hasilnya masih ada beberapa hal dalam berkas yang harus dilengkapi. ”Masih ada beberapa petunjuk yang harus dilengkapi,” singkat Jaya.

Baca juga: Bobol Kotak Amal Masjid, Remaja Diringkus

Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan belum bisa memastikan terkait perkembangan terakhir berkas. ”Akan kita cek dulu, tapi kalau memang benar P19, segera akan kita lengkapi petunjuk dari kejaksaan,” singkat Teguh.

Sebelumnya, penyidikan kasus pertambangan ilegal di Kecamatan Ngoro yang menjerat  Priyono, 51, warga Kabupaten Gresik menjadi tersangka mulai ada titik terang. Penyidik kepolisian sudah mengirim berkas tersangka ke kejaksaan Negeri (Kejari).

”Untuk penanganan kasus galian, berkasnya sudah selesai. Per hari ini (kemarin,Red) sudah saya tandatangani dan kita limpahkan ke kejaksaan,” terang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan, kemarin.

Penyerahan berkas itu, disebut Teguh dilakukan setelah polisi merampungkan permintaan keterangan dari saksi ahli dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. ”Pemeriksaan ahli dari kementerian ESDM sudah,” tegasnya.

Karena telah dilimpahkan, pihaknya kini masih akan menunggu hasil penelitian jaksa. ”Ya kita tunggu nanti jawabannya, kalau dinyatakan lengkap ya dilanjut, kalau misal ada petunjuk ya akan diperbaiki,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aktivitas tambang galian C diduga ilegal di Dusun Payak Mundil, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro digerebek polisi (16/4).

Sejumlah barang bukti disita petugas. Di antaranya, mesin ekskavator merek Komatsu PC200 warna kuning, satu unit dump truk bernopol S 8039 UZ yang di dalamnya berisi batu hasil tambang.

Selain itu, polisi juga menyita satu buah bolpoint warna hitam dan 60 lembar kertas bertuliskan penjualan hasil tambang. Serta uang tunai hasil penjualan tambang sebesar Rp 11. 360.000. Selanjutnya, keseluruhan barang bukti diamankan ke Mapolres Jombang.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui aktivitas pertambangan di lokasi tersebut belum berizin. Polisi menetapkan Priyono, 51, pemilik tambang asal Kabupaten Gresik sebagai tersangka. Atas perbuatannya, pelaku dijerat melanggar pasal  158 UU RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. ”Pelaku kita lakukan penahanan,” singkat Teguh.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP