alexametrics
Selasa, 22 Jun 2021
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri
MTsN 6 Jombang Gelar Wisuda Kilat

Madrasah Learning for Empathy dan Sekolah Ramah Anak Terbaik

31 Mei 2021, 18: 48: 04 WIB | editor : Rojiful Mamduh

INOVATIF: Hiasan dinding karya siswa di gedung perpustakaan.

INOVATIF: Hiasan dinding karya siswa di gedung perpustakaan.

Share this      

PENDIDIKAN – MTsN 6 Jombang di Jogoroto menggelar wisuda secara kilat, Sabtu (29/5). Wisuda hanya berlangsung 1,5 jam dengan mematuhi protokol kesehatan. Sebanyak 84 siswa mengikuti wisuda dengan khidmat.

’’Kita mempertimbangkan masa pandemi, jadi sistemnya seperti upacara, baris jaga jarak tanpa duduk,’’ kata Umi Mahmudah, kepala MTsN 6 Jombang.

Prosesi wisuda sangat cepat. Undangan juga terbatas, hanya guru, staf dan komite sekolah. Serta siswa yang diwisuda tanpa didampingi orang tua.

Baca juga: Agendakan Tour Lamongan

APRESIASI: Kepala MTsN 6, Umi Mahmudah, memberikan penghargaan siswa berprestasi.

APRESIASI: Kepala MTsN 6, Umi Mahmudah, memberikan penghargaan siswa berprestasi.

Kegiatan semi drive thru. Pembukaan menyanyikan lagu Indonesia raya, dilanjutkan dengan pengalungan simbol kehormatan. Kemudian turun panggung menuju tempat konsumsi lalu pulang.

Tiga peraih nilai terbaik mendapatkan penghargaan. Peringkat pertama, Nur Amalia, kelas 9B. Peringkat kedua, Riris Ariska, kelas 9A. Peringkat ketiga Azimatul Alawiyah dari kelas 9A. Umi berharap, siswa yang diwisuda bisa memanfaatkan ilmunya dan menjunjung tinggi nama almamater di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

MTsN 6 Jombang menjadi pilot project UNESCO untuk learning for empathy. Umi menerapkannya selama bulan Ramadan. ’’Kita membangun solidaritas dan toleransi dengan warga sekitar madrasah,’’ bebernya.

Salah satu caranya, dengan membagikan sedekah serta zakat ke warga sekitar. Juga kepada anak-anak yatim dan kurang mampu. Ada 200 paket bantuan yang dibagikan. Semua siswa terlibat dalam kegiatan itu.

’’Kami berharap empati anak-anak semakin kuat. Tumbuh karakter berbagi pada sesama. Juga terbangun karakter peduli dan saling memahami keadaan, saling toleransi serta rasa kasih sayang,” jelasnya.

MTsN 6 memiliki gedung baru. Fungsi utamanya untuk laboratorium IPA, laboratorium TIK, dan perpustakaan. Gedung yang dibangun 2020 ini bantuan dari Kemenag. Sebagai apresiasi madrasah berprestasi karena MTsN 6 Jombang menjadi sekolah ramah anak terbaik 2018.

’’Gedung bantuan SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) ini sebetulnya pinjaman. Bukan dikembalikan dalam bentuk uang, tapi dengan prestasi yang lebih tinggi lagi,” bebernya.

Pemanfaatan gedung tidak hanya sesuai fungsi utama, tapi juga untuk berbagai macam kegiatan pembelajaran. Laboratorium IPA tidak hanya sebagai kegiatan pembelajaran IPA, tapi bisa dipakai pembelajaran yang lain.

Untuk meningkatkan motivasi siswa, di dinding ruangan ditempel kata-kata motivasi dan karya siswa. Sehingga siapapun yang masuk dalam gedung, bisa membaca dan menjadikan pelajaran.

’’Kami ingin gedung tersebut manfaatnya maksimal. Sampai dindingpun bisa bicara, dengan karya dan kata-kata motivasi di dalamnya,” pungkas Umi Mahmudah.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP