alexametrics
Selasa, 22 Jun 2021
radarjombang
Home > Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget

Museum Mainan Mojoagung Koleksi Ribuan Mainan Lawas

31 Mei 2021, 18: 41: 00 WIB | editor : Rojiful Mamduh

MENARIK: Koleksi mainan milik Hendra Koestanto di Jl Veteran, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung.

MENARIK: Koleksi mainan milik Hendra Koestanto di Jl Veteran, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung.

Share this      

Jombang juga punya museum mainan, lho! Lokasinya berada di sebuah toko di Jl Veteran, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung. Disitu, ribuan mainan dari berbagai jenis dan generasi bisa ditemukan.

Si pemilik, Hendra Koestanto,40,  menyebutnya sebagai museum. Lokasinya di toko mainan. Bagian depan toko ini dipenuhi aneka jenis mainan. Mulai mobil balap, mobil remote control hingga action figure.

’’Ini semua mainan bekas. Ada yang baru tapi hanya beberapa,’’ ucap Hendra.

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas Pertanian untuk Ketahanan Pangan Jatim

Di bagian belakang toko, pengunjung dimanjakan ribuan mainan beraneka jenis. Konsol gim, robot lama, action figure, mainan tradisional, kostum super hero dan mainan kaleng. Semuanya dipajang Hendra di puluhan etalase kaca.

’’Koleksi saya pribadi. Jumlahnya tidak pernah saya hitung. Ada ribuan,’’ ujarnya. Mainan di museumnya berasal dari berbagai era. Diantaranya, ada robot berbentuk kotak sederhana keluaran tahun 1960-an. Juga ada mainan terbaru.

Hendra sudah aktif jadi kolektor mainan sejak puluhan tahun. Berawal dari hobinya mengumpulkan mainan sejak kecil. Ia mengaku sempat merasa kehilangan banyak mainannya saat remaja. Mainan masa kecilnya banyak dibuang orang tuanya.

’’Setelah dewasa, ternyata saya masih tertarik melihat mainan-mainan jadul. Dari situ mulai mengumpulkan,’’ imbuhnya.

Ia rela mengunjugi banyak pasar loak hingga toko-toko lawas di berbagai kota. Guna mencari mainan lawas untuk memuaskan hobinya.

Semula, dia mengumpulkan ribuan mainannya di salah satu ruangan di rumahnya. Makin lama, jumlahnya terus menumpuk. ’’Mulai 2018 dapat tempat disini. Depan untuk toko mainan, belakang untuk museum,’’ tambahnya.

Bapak dua anak initerkadang juga menjual beberapa mainan koleksinya. Terutama untuk koleksi yang jumlahnya banyak. Pembelianya, para pecinta mainan lawas untuk dikoleksi. ’’Ada yang beli lewat online, tapi sering juga datang langsung ke sini,’’ terangnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP