alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

MTsN 10 Jombang Helat Wisuda Online, Terus Tingkatkan Prestasi Siswa

31 Mei 2021, 17: 55: 10 WIB | editor : Rojiful Mamduh

CANGGIH: MTsN 10 melaksanakan wisuda secara online dan live instagram Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (29/5).

CANGGIH: MTsN 10 melaksanakan wisuda secara online dan live instagram Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (29/5).

Share this      

JOMBANG – MTsN 10 Jombang di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung menyelenggarakan wisuda secara virtual, Sabtu (29/5). Terdapat 209 siswa yang diwisuda. ’’Kita mengikuti aturan pemerintah untuk mengatasi Covid-19. Sehingga wisuda kita laksanakan secara virtual,’’ kata Kepala MTsN 10 Jombang, Ahmadi Yasin.

Pelaksanaan wisuda kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh siswa yang diwisuda tidak hadir dalam satu ruangan. Mereka hanya bisa mengikuti jalannya wisuda secara online.

Seluruh acara dilakukan di aula madrasah. Jumlah yang hadir dibatasi. Hanya ada tujuh siswa, perwakilan masing-masing kelas beserta wali murid. Semua peserta mengenakan masker. Sebelum masuk ruangan dicek suhu tubuhnya.

Baca juga: Rencana Ditangani Permanen

UNIK: Atraksi siswa MTsN 10 saat wisuda.

UNIK: Atraksi siswa MTsN 10 saat wisuda.

Sejak awal, pihaknya sudah memprediksi wisuda siswa tahun ini tak bisa dihelat secara normal. ’’Karena Covid-19 tidak selesai dalam waktu singkat, akhirnya kami sampaikan wisuda harus virtual,’’ tuturnya.

Persiapan dilakukan dengan matang. Mulai dari jumlah peserta dibatasi, menjaga jarak hingga mengenakan masker. ’’Sehingga wisuda virtual ini bisa berjalan lancar,’’ terangnya.

Total ada 209 siswa dari tujuh kelas yang diwisuda. Karena secara virtual, tak seluruhnya hadir. ’’Yang datang ini perwakilan kelas. Tiap kelas diwakili satu anak. Sehingga  ada siswa,’’ bebernya.

Ahmadi berharap, seluruh siswa yang lulus menjaga nama baik madrasah. ’’Pertama, ketika sudah lepas dari madrasah, jangan sampai bertingkah seenaknya,’’ sarannya.

 Kedua, dia minta siswa tidak takut dengan guru dan tidak larut dalam macam-macam pergaulan yang semakin ngeri.

Ahmadi juga berharap, kedepan, MTsN 10 semakin melejit. Tentu dengan didukung dengan fasilitas yang ada. ’’Semoga menjadi MTsN terbaik di Jombang. Kalau bisa, menjadi yang terbaik di Jawa Timur dan punya prestasi nasional,’’ urainya.

Ahmadi punya sejumlah program untuk mewujudkannya. ’’Saya punya angan-angan besar, yakni menjadi madrasah inklusi. Memfasilitasi anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga bisa sejajar dengan anak reguler,’’ paparnya.

Wisuda juga dihadiri Ketua Komite MTsN 10 Jombang, H Ahmad Suudi Yatmo. Serta Darlis Warsito, pengawas dari Kemenag Jombang.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP