alexametrics
Selasa, 22 Jun 2021
radarjombang
Home > Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget

SMPK Jombang yang Hilang Jejaknya

30 Mei 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SMPK Jombang yang Hilang Jejaknya

Share this      

BANGUNAN sekolah lama di Jombang masih bisa ditemukan jejaknya. Namun beberapa hilang dan berubah fungsi. Seperti pada SMP Kristen Jombang yang hampir tak ada jejak sama sekali.

Sebuah foto lawas didapat Jawa Pos Radar Jombang. Berangka tahun 1960, yang menggambarkan suasana di halaman sekolah. Tampak 14 orang yang berdiri, beserta tiga anak kecil di barisan paling depan.

Di depan foto, terpampang pelakat bertuliskan Kantor SMP Kristen Jombang. Sedangkan di belakang foto, terdapat sebuah bangunan tua. Bangunan yang tampak separo ini mengindikasikan bangunan rumah atau kantor di era Belanda.

Baca juga: Rancangan-Ku Bukanlah Rancangan-Mu

Salah satu saksi sejarah sekolah ini Kwat Prayitno, membenarkan foto itu lokasi bangunan SMPK Jombang. “Saya memang tidak pernah sekolah di SMP Kristen itu, tapi lokasi sekolahnya berada di seberang rumah saya waktu kecil, jadi saya tahu betul,” ucapnya.

SMPK Jombang disebutnya berada di Jl Ahmad Yani Jombang. Dia tak mengetahui pasti kapan berdirinya sekolah itu. SMPK Jombang kala itu menempati lahan di belakang rumah lurah Jombang yang menjabat. “Tahun 1960-an itu masih ada kok, dan salah satu sekolah besar dulu,” lanjut dia.

Proses belajar mengajar juga berlangsung di rumah tua yang ada di kompleks sekolah. “Jadi rumah tua, los halaman belakang. Jadi sekolah dan lapangan. Sekolahnya di ruang-ruang dalam rumah tua, kan besar memang rumahnya,” imbuhnya.

Bahkan, di tahun 1970-an, yayasan itu sempat mengembangkan sekolah lain, SMA Kristen Jombang. Sekolah ini, sempat jadi salah satu sekolah swasta favorit. “Walaupun SMAK, muridnya lintas agama, SMA itu salah satu sekolah besar setelah sekolah negeri dan kejuruan seperti SMPP, PGA dan SPG,” lontar Kwat serius.

SMPK dan SMAK akhirnya ditelan waktu setelah kemunculan banyak sekolah swasta lain. Muridnya terus menyusut hingga akhirnya sekolah itu tutup sebelum 1990. Bahkan, di tahun 2000, kompleks rumah Lurah Jombang kala itu dibeli pengusaha Tionghoa dan berubah fungsi. “Sekarang tidak bisa dilihat lagi, tapi kalau lokasinya pas di Keraton Jombang (pusat perbelanjaan,Red),” pungkasnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP