alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Ada Ribuan Nasabah Jadi Korban

28 Mei 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DEMO BERLANJUT: Fitriani, saat aksi demo di depan kantor AJB Bumiputera, kemarin.

DEMO BERLANJUT: Fitriani, saat aksi demo di depan kantor AJB Bumiputera, kemarin.

Share this      

SEMENTARA itu, macetnya pembayaran klaim Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputra Cabang Jombang patut menjadi perhatian serius. Setidaknya dari jumlah nasabah yang menjadi korban mencapai ribuan orang.

Suprianto kepala AJB Bumiputera Cabang Jombang menyebut, klaim asuransi para nasabah Bumiputra di wilayah Jombang yang tidak bisa cair berkisar ribuan nasabah.

Ia menyebut, seluruh informasi resmi bisa diakses para nasabah melalui aplikasi BPinfo Bumiputra. ”Realnya kami tidak bisa sebutkan, tapi pada dasarnya ada ribuan orang. Terakhir yang ada di Jombang itu 2018 Mei yang belum cair. Kami selaku kepala cabang juga menunggu informasi dari pusat, kami tidak bisa menyampaikan yang di luar SOP kami,” terangnya kemarin.

Baca juga: Tunggu Kepastian dari Panselnas

Suprianto, mengatakan, tuntutan dari nasabah seluruhnya sudah dikomunikasikan ke jajaran di atasnya. Meski begitu, ia mengaku posisi Kepala Cabang tidak punya kewenangan menjawab apa yang menjadi tuntutan para nasabah. ”Kami memaklumi para nasabah melakukan aksi. Kami sendiri sudah menjalankan SOP sesuai kewenangan kami. Ini sudah sampai di pusat. Kita sama-sama menunggu saja. Kalau klaim tidak cair itu bukan kewenangan saya. Saya terbatas oleh SOP, mohon maaf,” singkat Suprianto.

Sementara itu, aksi demo yang dilakukan nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputra tak luput dari perhatian dewan. Para wakil rakyat meminta Pemkab Jombang bisa menjembatani aspirasi nasabah, terlebih di wilayah Jombang diduga korbannya mencapai ribuan orang.

”Ini kan juga warga Jombang warga kita semua. Kami berharap pemkab bisa menjembatani,” ujar M Sayarif Hidayatullah, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang kemarin.

Dia menambahkan, DPRD Jombang sendiri juga siap diajak hearing terkait dengan permasalahan ini. ”Barangkali nasabah-nasabah yang menjadi korban bisa mengirimkan surat hearing ke DPRD Jombang,” katanya.

Ia mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan ke pihak Bumiputra untuk meminta kejelasan masalah. ”Tentu apabila kita hearing nanti, akan kita panggil semua termasuk dari Bumiputra sendiri untuk dimintai klarifikasi,” katanya.

Dengan ditemukan semua pihak, diharapkan ada solusi yang terbaik. ”Barangkali setelah dilakukan hearing ada win-win solution yang terbaik, sehingga ada jalan keluar untuk kedua pihak,” katanya.

Ia mengungkapkan, pihaknya juga bisa memberikan rekomendasi ke pemkab apabila sudah mendapatkan informasi dari yang bersangkutan. ”Dengan begitu kami bisa memberikan rekom seperti apa nantinya,” terangnya.

Dirinya kembali mewanti-wanti agar masyarakat lebih berhati-hati lagi untuk memilih asuransi. Jangan sampai hal ini terulang kembali. ”Sekarang harus lebih berhati-hati lagi apabila memilih asuransi,” pungkas Syarif.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP