alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Penyedia Jaket KONI Dihadirkan ke Sidang

28 Mei 2021, 08: 35: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DICECAR: Hakim mencecar saksi terkait pengadaan jaket KONI.

DICECAR: Hakim mencecar saksi terkait pengadaan jaket KONI.

Share this      

JOMBANG – Sidang lanjutan kasus dana hibah KONI Jombang dengan terdakwa Tito Kadar Isman kemarin digelar di  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya (27/5) dengan agenda pemeriksaan saksi. Salah satu yang menjadi materi pemeriksaan terkait pengadaan jaket.

”Hari ini tadi (kemarin, Red) masih melanjutkan pemeriksaan saksi. Ada lima orang yang didatangkan, empat dari KONI Jombang, satu orang dari penyedia jasa ” terang Muhammad Salahuddin, Kasipidsus Kejaksaan Negeri Jombang, kemarin.

Alasan pihaknya menghadirkan pihak rekanan sebagai saksi terkait program pengadaan jaket untuk seragam. Dalam sidang itu, Salahuddin menjelaskan jika penyedia jasa mengakui telah menyediakan jaket dengan nilai riil kepada eks ketua KONI Jombang yang kini jadi terdakwa. ”Dia menjual jaket ke KONI, nilainya riil Rp 200 ribu tanpa ada cashback ke ketua KONI (terdakwa,Red),” lanjutnya.

Baca juga: Penanda Salat, Gunakan Jam Istiwa

Sementara empat saksi dari internal KONI Jombang yang dihadirkan, adalah tiga orang staf dan seorang pengurus harian KONI Jombang saat Tito menjabat. Keempatnya, dicecar majelis hakim pertanyaan berkaitan dengan penerimaan dana hibah KONI dan bagaimana mekanisme pengelolaan hingga pertanggungjawabannya. ”Keempatnya juga kompak menjelaskan kalau selama terdakwa memimpin, terdakwa jadi seolah-olah pemain tunggal di KONI, khususnya untuk pengelolaan keuangan. Seluruh keuangan dikelola langsung terdakwa, sementara pengurus harian dan staf lain hanya bertindak pasif saja,” imbuhnya.

Usai mendengarkan kesaksian para saksi, majelis hakim kembali menunda sidang hingga pekan depan atau Kamis (3/6) dengan agenda pemeriksaan saksi ahli. ”Kita rencananya ada dua orang dari Inspektorat Jombang yang akan jadi saksi ahli,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang menetapkan Tito Kadar Isman, Ketua Umum KONI Jombang 2017-2021 sebagai tersangka dalam kasus dana hibah KONI sejak 8 Desember 2020.

Tito diduga telah menyalahgunakan uang negara dari Hibah Pemkab Jombang selama tiga tahun sejak 2017-2019.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, penyidik kejari telah melakukan pemeriksaan kepada 25 saksi baik dari cabor maupun sekretariat KONI Jombang. Penyidik menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp 270 juta dari tiga tahun anggaran hibah Pemkab Jombang yang diterima KONI.  Kebocoran anggaran sebesar itu, ditengarai berada pada bagian sekretariat KONI.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP