alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Terkait Sanksi, Semua Pihak dikumpulkan

Buntut BPNT Ayam yang Diganti Gula & Minyak

11 Mei 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Terkait Sanksi, Semua Pihak dikumpulkan

Share this      

JOMBANG – Rekomendasi Dinsos Jombang mencabut izin agen sembako alias e-warong di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, bakal ditindaklanjuti. Pihak Kecamatan Perak sudah menerima surat rekomendasi dan bakal mengumpulkan beberapa pihak.

’’Jadi suratnya tertuju ke bank. Kami dapat tembusan. Rencana saya kumpulkan bagaimana keputusannya,’’ kata Widiono Camat Perak, beberapa waktu kemarin. Berkaitan dengan hal ini pihaknya mengundang sejumlah pihak. Mulai perwakilan bank, desa, hingga pendamping. ’’Serta tiga pilar, supaya tahu semua. Kita klarifikasi bagaimana bentuk sanksinya,’’ imbuhnya.

Menurut dia, pihak bank yang bakal memberi sanksi kepada agen e-warong sesuai rekom yang diberikan dinas terkait. ’’Sudah ada dasar surat dari Dinsos kemarin yang menjadi acuan. Keputusannya nanti mungkin dari bank yang berhak mencabut,’’ sambung Widiono.

Baca juga: Proyek Sungai Ngotok Ring Kanal Rp 32 Miliar

Diakui, sebagaimana dalam surat rekomendasi itu terdapat belasan KPM yang menerima komoditas minyak goreng kemasan. ’’Setelah ditelusuri data dari pendamping ada 13 KPM,’’ sebut dia. Hal tersebut sudah ditindaklanjuti dengan mengganti sesuai ketentuan paket bantuan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Penulusuran yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Jombang terkait dugaan penggantian komoditas program BPNT (bantuan pangan non tunai) dari ayam ke minyak goreng kemasan di Desa Glagahan, Kecamatan Perak menemukan titik terang. Tim menemukan 13 KPM menerima bantuan tak sesuai pedoman yang ditetapkan Kementerian Sosial RI.

Kepala Dinsos Jombang Hari Purnomo, usai menerima pengaduan terkait dugaan penggantian komoditas bantuan ayam  ke minyak goreng kemasan itu langsung menerjunkan tim. Hasilnya, ditemukan 13 KPM yang penyalurannya menabrak pedoman umum. “Ada 13 keluarga penerima manfaat, ada yang diganti gula dan minyak goreng,” pungkasnya.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP