alexametrics
Minggu, 20 Jun 2021
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Divonis 10 Tahun Penjara

Suami yang Habisi Nyawa Istri di Rejoslamet

06 Mei 2021, 11: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Divonis 10 Tahun Penjara

Share this      

Berita Terkait

JOMBANG - Safaat, 49, suami di Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno yang tega menghabisi nyawa istrinya Sri Istuning Ati, 47, harus menghabiskan masa tua di penjara. itu setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jombang memvonisya hukuman 10 tahun penjara.

”Menyatakan terdakwa Safaat tersebut di atas secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 tahun,” ucap Anry Widyo Laksono, Ketua Majelis Hakim PN Jombang.

Dalam sidang yang digelar secara online itu, Safaat mengikuti sidang dari Lapas Klas II B Jombang. Sedangkan majelis hakim dan JPU serta kuasa hukum terdakwa mengikuti sidang dari kantornya masing-masing.

Baca juga: Perkara Limbah B3 Segera Disidangkan

Pertimbangan yang memberatkan Safaat, adalah terbuktinya pembunuhan yang dilakukannya kepada sang istri sendiri. Sedangkan yang meringkankannya, terdakwa  menyesali perbuatannya dan selama sidang bersikap kooperatif.

Vonis yang dijatuhkan hakim, memang lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya yakni penjara selama 13 tahun.terhadap putusan majelis hakim, baik terdakwa maupun jpu masih menyatakan pikir-pikir. ”Baik terdakwa maupun JPU sama-sama menyatakan pikir-pikir. masih ada jeda waktu seminggu untuk menentukan sikap,” singkat Andi Subangun, Kasi Intelijen Kejari Jombang.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 31 Juli 2020 lalu, warga dihebohkan dengan tewasnya Sri Istuning Ati, 47, warga Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno lantaran dianiaya Safaat, 49, yang tak lain suaminya sendiri.

Tak puas menghabisi nyawa istrinya, Safaat juga menganiaya anaknya NV, 19. Sang istri dibacoknya menggunakan sebilah parang di bagian kepala saat sedang istirahat di kamarnya di lantai dua. Akibat serangan itu, Sri meninggal di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan puluhan luka sayatan di tubuhnya. Tak berhenti sampai di situ, Safaat yang sudah kalap juga melampiskan emosinya kepada NV yang tak lain anaknya sendiri hingga mengalami luka parah di bagian kepala. 

Kepada polisi, Safa'at yang juga mantan TKI di Amerika ini mengaku nekat membunuh istrinya dan melukai anaknya lantaran cemburu buta dan permasalahan ekonomi. Ia menilai istrinya curang lantaran menganggap uang hasil kerjanya ini tak berbentuk nyata di rumah.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP