alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Jualan Mercon di Medsos, Pria Asal Kediri Ditangkap

05 Mei 2021, 11: 20: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DIRINGKUS: Pelaku penjual mercon diringkus jajaran Satreskrim Polres Jombang.

DIRINGKUS: Pelaku penjual mercon diringkus jajaran Satreskrim Polres Jombang.

Share this      

JOMBANG – Usai insiden hancurnya tangan MSR, 12, bocah asal Kecamatan Tembelang (2/5) akibat terkena ledakan mercon, polisi terus menyisir jaringan peredarannya. Hasilnya dua pelaku berhasil diringkus. Salah satu pelaku menjual bahan peledak melalui medsos.

Keduanya Muhamad Fatkurrohman, 28, warga Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri dan Abdul Hadi, warga Desa Randuwatang, Kecamatan Kudu. ”Terhadap kedua pelaku sudah kita tahan. Untuk Tersangka MF, dia menjual bahan peledak secara online,” terang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan, kemarin.

Teguh menjelaskan, usai kejadian ledakan mercon di Kabuh yang mengakibatkan dua warga tewas. Serta kejadian tangan bocah di Kecamatan Tembelang hancur lantaran terkena ledakan mercon, pihaknya pun menggencarkan patroli jaringan peredaran mercon.

Baca juga: Berburu Malam Lailatul Qadar, Saat Salat Lampu Dimatikan

Hasilnya petugas mengendus identitas Abdul Hadi. Dari hasil penggebekan di rumahnya, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti sebanyak 13 kilogram serbuk bahan pembuatan mercon. Kepada petugas, pria kuli bangunan ini mengaku mendapatkan barang tersebut dari salah satu kenalannya berinisila D, asal Desa Kayangan, Kecamatan Diwek.

Petugas pun bergerak melacak keberadaan rumah pelaku dan melakukan penyergapan. Sayang, saat disergap petugas, pria yang kini sudah ditetapkan DPO (Daftar pencarian orang) tidak berada di rumah. Dari hasil penggeledahan di rumahnya, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya, tujuh kantong plastik masing-masing berisi 1 kilogram serbuk peledak, satu buah timbangan, tiga alat saringan, dan 10 kilogram belerang. Keseluruhan barang bukti diamankan petugas ke Mapolres Jombang. ”Untuk pelaku berinisial  D, sudah kita tetapkan DPO. Masih kita lakukan pelacakan,” tandasnya.

Tak hanya patroli wilayah, polisi juga melakukan patroli di dunia maya. Hasilnya polisi mengendus indetitas Muhamad Fatkhurrohman. ”Jadi kita juga lakukan patroli cyber crime. Tersangka memposting dalam jual beli online Facebook sehingga unit resmob langsung bertindak dan langsung mengembangkan sehingga berhasil melakukan pengungkapan terhadap tersangka,’’ ujar dia kepada sejumlah wartawan.

Kepada petugas, dia mengakui perbuatannya. ”Jadi pelaku ini selain jual serbuk petasan juga dia menjualkan petasan. Dia juga buat tapi skalanya kecil, sekarang anggota masih didalami tim ke rumahnya,” singkatnya.

Pelaku ditangkap di Dusun Semen, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti, di antaranya, dua kantong plastik serbuk mercon dengan berat 1 kg, sepeda motor yang dipakai pelaku dan satu unit handphone yang dipakai transaksi pelaku.

Akibat perbuatannya, keduanya dijerat melanggar pasal 1 UU Darurat No 12/1951. ”Pelaku kita lakukan penahanan,” singkatnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP